Dalam unggahan tersebut, ibu dari anak tersebut menyampaikan keluh kesahnya dengan nada penuh kekesalan dan kekhawatiran. Ia mengungkapkan anaknya dalam kondisi sakit panas disertai kejang, namun diduga tidak segera mendapat pelayanan dari pihak RS Pameungpeuk.
Unggahan tersebut langsung memicu kemarahan dan kekhawatiran netizen terkait standar pelayanan kesehatan di fasilitas umum. Hingga saat ini, waktu pasti kejadian yang terekam dalam video belum dapat dipastikan.
Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen Rumah Sakit Pameungpeuk belum memberikan tanggapan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan penolakan pasien darurat tersebut. Publik pun menantikan penjelasan terkait alasan penolakan dan prosedur yang diduga dijalankan pihak rumah sakit.
Kasus ini kembali menyoroti kewajiban setiap rumah sakit untuk memberikan pertolongan pertama pada pasien dalam kondisi gawat darurat, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan.
Warga dan netizen meminta pihak berwenang segera menelusuri kebenaran video tersebut dan memastikan tidak ada lagi pasien dalam kondisi darurat yang ditolak mendapatkan pertolongan medis.

.png)



Posting Komentar untuk "Video Viral Anak Kejang Ditolak RS Pameungpeuk, Layanan Kesehatan Dikecam Publik?"