Persetujuan DPR RI atas penunjukan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Suyudi bukanlah figur baru bagi publik Majalengka, mengingat ia pernah memimpin Kepolisian Resor (Polres) Majalengka pada tahun 2014 silam. Berbekal rekam jejak tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyimpan harapan besar agar jalinan silaturahmi tetap terjaga erat meski Suyudi kini memegang pucuk pimpinan tertinggi di kepolisian.
Keputusan DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri diambil seusai rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III yang dilanjutkan dengan pengesahan dalam rapat paripurna, Kamis (1/10/2026).
Jejak karier Suyudi di Majalengka dimulai pada September 2014, saat ia mendapat promosi untuk menjabat sebagai Kapolres Majalengka berpangkat AKBP.
Eman mengungkapkan, dirinya bersama masyarakat Majalengka sebelumnya sempat memanjatkan doa agar karier Suyudi terus menanjak hingga menempati posisi nomor satu di institusi Polri. "Alhamdulillah, ini buah dari doa kami beserta seluruh warga Majalengka. Sewaktu beliau berkunjung ke sini, kami sempat duduk dan makan bersama. Saat itu saya sampaikan langsung: 'Pak Jenderal, kami warga Majalengka mendoakan agar Bapak bisa naik kariernya hingga menjadi pimpinan tertinggi Polri,'" kenang Eman, Kamis (1/10/2026).
Menurut Eman, riwayat tugas sebagai mantan Kapolres menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara Suyudi dan Majalengka. Oleh sebab itu, dengan ditetapkannya Suyudi sebagai Kapolri, Eman berharap kedekatan tersebut tidak luntur.
"Kami sangat berharap, ikatan batin dengan Majalengka tetap ada karena beliau pernah menjadi bagian dari daerah ini," ungkapnya.
Namun, harapan Eman tidak sekadar menjaga hubungan emosional semata. Dalam perbincangan terdahulu, Eman mengaku telah menyampaikan aspirasi agar Majalengka memperoleh perhatian serta dorongan akses untuk mengakselerasi pembangunan daerah. "Dalam obrolan santai, saya titip pesan: 'Pak Jenderal, bantu Majalengka agar bisa melesat lebih maju.' Lewat wewenang dan kebijakan yang beliau miliki, semoga akses pembangunan itu bisa terbuka," tuturnya.
Eman menambahkan, kemajuan Majalengka membutuhkan sinergi lintas pihak, termasuk dalam membuka peluang bagi generasi muda daerah untuk berkembang. Ia optimistis hubungan yang sudah terajut sejak lama dapat terus terpelihara di jenjang kepemimpinan nasional. "Mudah-mudahan Majalengka turut terangkat dan pemuda-pemudi kita mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk dari Bapak Kapolri yang baru," pungkas Eman.
Proses penetapan Suyudi sendiri berlangsung mulus. Komisi III DPR RI menyetujui pencalonannya secara aklamasi pada Kamis pagi sebelum dibawakan ke sidang paripurna. Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa berkas persetujuan tersebut segera diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Sesuai agenda, Suyudi dijadwalkan mengucap sumpah jabatan dan dilantik oleh Presiden pada Kamis (1/10/2026) setelah seluruh tahapan di parlemen tuntas. Bagi masyarakat Majalengka, perjalanan karier Suyudi hingga ke puncak kepemimpinan Polri membawa kebanggaan tersendiri.
Kini, jajaran Pemkab Majalengka menaruh asa agar sinergi yang pernah terbangun mampu menjadi pendorong kemajuan daerah serta pembuka jalan bagi masa depan generasi muda setempat.
.png)



Posting Komentar untuk "Mantan Kapolres Majalengka Terpilih Jadi Kapolri, Bupati Eman Berharap Dorongan Pembangunan Daerah"