Merasa Janggal Dengan Kematian Putrinya Nabila, Sang Ayah Buat Laporan ke Polres Madina


Mandailing Natal - Sumatera Utara, jejakkriminal.net - Kematian Nabilah, seorang anak SD berjenis kelamin perempuan yang dilaporkan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon jeruk di belakang rumah, kini mendapat perhatian serius dari pihak keluarga. Sang ayah, Muhammad Yunus (31), resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Mandailing Natal (Madina) pada Rabu, 14 Oktober 2026.


Laporan itu dibuat karena Yunus mengaku merasa ada kejanggalan dalam peristiwa yang menyebabkan putrinya meninggal dunia. Ia didampingi kuasa hukumnya, Adv. Solahuddin, S.H.I., M.H., saat menempuh jalur hukum.


Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STPL/B/449/X/2026/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 14 Oktober 2026.


Ayah Terima Kabar Duka Saat Berada di Jakarta


Berdasarkan keterangan dalam laporan, peristiwa yang dilaporkan itu diduga terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, di Jalan Pasar Baru Malintang, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


Saat kejadian tersebut, Muhammad Yunus mengaku sedang berada di Jakarta. Ia kemudian menerima telepon dari abangnya, Rahmat Habibi, yang menyampaikan pesan singkat agar dirinya menghubungi mantan istrinya.


Yunus berusaha menghubungi mantan istrinya. Namun, ia mengaku nomor telepon tersebut sudah memblokir akses komunikasinya.


Ia kemudian menghubungi seseorang bernama Limah untuk menanyakan keberadaan putrinya, Nabilah.


Menurut keterangan yang disampaikan dalam laporan, Limah menjawab bahwa Nabilah sudah tidak ada. Setelah menyampaikan jawaban tersebut, sambungan telepon terputus.


Kabar itu membuat Yunus panik. Ia kemudian pulang dari Jakarta menuju Panyabungan pada Jumat.


Belum Melihat Jenazah Saat Tiba di Rumah Duka


Setibanya di rumah duka, Yunus mengaku belum sempat melihat jenazah putrinya karena saat itu korban masih dibawa untuk menjalani proses autopsi.


Kondisi tersebut, ditambah keraguannya terhadap penyebab kematian sang anak, mendorong Yunus mencari kejelasan melalui jalur hukum.


Ia pun membuat laporan resmi dengan didampingi Adv. Solahuddin, S.H.I., M.H., serta sejumlah ibu-ibu simpatisan yang disebut turut memberikan dukungan kepada keluarga korban.


Pihak keluarga berharap laporan tersebut dapat menjadi dasar bagi kepolisian untuk menyelidiki peristiwa kematian Nabilah secara menyeluruh.


Kuasa Hukum Minta Penyelidikan Transparan


Kuasa hukum pelapor meminta Polres Mandailing Natal menangani perkara tersebut secara serius, profesional, dan transparan.


Solahuddin menyampaikan bahwa keluarga masih terpukul atas kematian Nabilah. Ia juga menegaskan bahwa dugaan adanya tindak pidana harus diperiksa berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang diperoleh penyidik.


“Klien kami sangat terpukul. Anaknya diduga menjadi korban pembunuhan. Kami sudah buat laporan resmi hari ini. Kami minta penyidik Polres Madina tidak main-main, segera gelar perkara, lakukan otopsi secara transparan dan tangkap pelakunya. Terlapor masih dalam lidik, kami percayakan sepenuhnya kepada Polisi,” tegas Solahuddin.


Kuasa hukum juga meminta Kapolres Mandailing Natal segera memberikan penjelasan mengenai hasil autopsi jenazah korban.


Menurut Solahuddin, informasi mengenai hasil pemeriksaan tersebut penting untuk membantu keluarga memahami penyebab kematian Nabilah sekaligus memberikan kejelasan dalam proses hukum.


Ia berharap kepolisian dapat menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.


Penyebab Kematian Masih Menunggu Kejelasan


Hingga berita ini disusun, berdasarkan bahan informasi yang tersedia, perkara tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Identitas pihak yang dilaporkan juga disebut masih dalam tahap penyelidikan.


Penyebab pasti kematian Nabilah belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan keterangan pelapor dan kuasa hukumnya. Dugaan pembunuhan yang disampaikan pihak keluarga perlu diuji melalui penyelidikan, pemeriksaan bukti, dan hasil pemeriksaan medis yang berwenang.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Mandailing Natal mengenai perkembangan penyelidikan maupun hasil autopsi korban.


Keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap fakta di balik kematian Nabilah dan memberikan kepastian hukum atas laporan yang telah disampaikan.(MJ)


Posting Komentar untuk "Merasa Janggal Dengan Kematian Putrinya Nabila, Sang Ayah Buat Laporan ke Polres Madina"


Ads :