Bukittinggi,Sumbar - Wilayah Sumatera Barat kini di selimuti kabut asap yang sangat tebal, biasanya pemandangan indah terlihat gunung Marapi dan Singgalang dari jalan lintas Bukittinggi-Medan, KM 4, lapau konsi, Nagari Gaduik, Kabupaten Agam ini.
Pagi ini Senin, 19 Oktober 2026 terlihat kabut asap semakin tebal, dan sangat tidak baik bagi kesehatan manusia yang menghirupnya,"ucap Zainil salah seorang masyarakat setempat.
Zainil juga menambahkan udara ini sangat sensitif bagi pernapasan anak-anak, tapi bagusnya anak-anak sekolah diliburkan satu minggu," ucapnya.
Di lokasi yang berbeda tepatnya jalan Baypas, Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, tim media melihat antrean mobil truk yang sangat panjang sekali, sehingga sampai Surau Gadang.
Salah seorang Sopir truk (Gilang) yang mengantri BBM Solar mengatakan kepada awak media, kelangkaan BBM Solar ini sudah tiga tahun kami rasakan, sulitnya mendapatkan BBM Solar bukan hanya di Bukittinggi atau Agam, tetapi sudah menyeluruh di Sumatera Barat ini, contohnya sampai Pasaman,Pasaman Barat, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Solok, Padang Panjang, Tanah Datar, Kota Padang,"terangnya.
Harapan Kami masyarakat Sumatera Barat tolong bantu bagi para pemangku amanah (pejabat) agar melihat dilapangan, dan memberikan solusi agar kelangkaan BBM Solar di Sumatera Barat tidak terjadi lagi kedepan,pungkasnya.
(Mtj)
.png)



Posting Komentar untuk "Udara di Sumatera Barat Tidak Sehat Karena Kabut Asap Semakin Tebal, Ditambah Lagi Kelangkaan BBM Solar "