ASN Bangkit, Pelayanan Melesat: Welly-Parulian Dorong Birokrasi Modern dan Berintegritas


Pasaman_jejakkriminal.net_ Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat reformasi birokrasi melalui Program Unggulan ASN Bangkit (Bangga Melayani, Berkomitmen, dan Berintegritas) guna menghadirkan pelayanan publik yang cepat, disiplin, transparan, dan profesional.

Program di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian ini menjadi bagian dari visi pembangunan daerah dalam RPJMD Pasaman 2025–2029, khususnya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan modern.

Kepala BKPSDM Pasaman, Deswin Adia Putra menegaskan, ASN saat ini dituntut menjadi aparatur yang disiplin, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat melayani masyarakat.

“ASN hari ini harus disiplin, berintegritas, modern dan melayani. Inilah semangat transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Deswin saat konferensi pers di Media Center Diskominfo Pasaman, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, ASN Bangkit menanamkan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai fondasi budaya kerja baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Selama satu tahun pemerintahan Welly–Parulian, Pemkab Pasaman telah menerbitkan sejumlah regulasi penting, di antaranya Perbup Nomor 3 Tahun 2026 tentang TPP berbasis produktivitas dan disiplin, Perbup Nomor 10 Tahun 2026 tentang disiplin PPPK, serta Perbup Nomor 9 Tahun 2026 terkait pedoman pakaian dinas ASN.

Selain itu, Pemkab Pasaman juga mulai menerapkan sistem presensi online melalui aplikasi SIPON, SIPONKES, dan SIPONDIK sejak 1 April 2026 untuk seluruh ASN.

Penguatan disiplin ASN dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah OPD, rumah sakit daerah, hingga penegakan aturan terhadap ASN yang melanggar jam kerja maupun ketentuan kedinasan.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan publik meningkat dari 83 menjadi 87 dengan predikat “Baik”. Dari total 5.847 ASN di Pasaman, sebanyak 99 persen tercatat memiliki capaian kinerja kategori baik dan sangat baik.

Bupati Welly Suhery mengatakan penguatan disiplin dan budaya melayani juga menjadi langkah awal penerapan manajemen talenta ASN berbasis sistem merit.

“Semua ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kompetensi dan kapasitasnya. Tidak ada lagi titipan atau balas budi politik. Kita ingin menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat,” tegas Welly.

Melalui Program ASN Bangkit, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap lahir budaya birokrasi baru yang profesional, humanis, responsif, dan benar-benar hadir melayani masyarakat secara maksimal. (TL)

Posting Komentar untuk "ASN Bangkit, Pelayanan Melesat: Welly-Parulian Dorong Birokrasi Modern dan Berintegritas"

Ads :