BUMDES Santosa Disorot, Sudah Terima Penyertaan Modal tapi Belum Pernah Sumbang PADes, Baliho APBDes Juga Tak Terpasang


Jjjjjjjjejajak kriminal.net | Kabupaten Bandung – Tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Santosa, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, menjadi sorotan setelah diketahui belum pernah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), meski telah menerima penyertaan modal yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Fakta tersebut terungkap saat Kepala Desa Santosa, Tata, dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).

Dalam keterangannya, Tata awalnya mengaku selama dirinya menjabat kepala desa hanya satu kali melakukan penyertaan modal untuk BUMDES, yakni pada tahun 2025 untuk program ketahanan pangan.



 Setahu saya sejak menjabat Kades, baru pada Tahun 2025 menyertakan modal untuk BUMDES alokasi ketahanan pangan,” ujar Tata.

Namun pernyataan tersebut kemudian diralat setelah diperlihatkan data laporan yang mencatat adanya penyertaan modal BUMDES pada tahun 2021 dan 2024.

“Kalau di tahun 2021 saya menjabat di bulan November, untuk 2024 saya lupa takut salah, sebentar saya panggil Sekdes,” katanya.

Tak lama berselang, Sekretaris Desa Santosa, Anton, memberikan penjelasan terkait penyertaan modal tersebut. Ia membenarkan adanya tambahan modal BUMDES selain di tahun 2025.

“Memang selain di Tahun 2025, ada juga penyertaan modal BUMDES sebesar Rp45 juta untuk usaha sembako, usahanya masih berjalan,” jelas Anton.

Saat disinggung mengenai kontribusi hasil usaha BUMDES terhadap PADes, baik Kepala Desa maupun Sekdes kompak mengakui hingga kini belum ada pemasukan sama sekali ke kas desa.

“Usaha yang dikelola BUMDES baik sembako ataupun budidaya domba, hingga saat ini belum memberikan kontribusi PADes sepeserpun,” ungkapnya.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya terkait efektivitas pengelolaan BUMDES Santosa, terlebih penggunaan Dana Desa semestinya berdampak terhadap peningkatan ekonomi desa dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, transparansi penggunaan anggaran desa juga turut dipertanyakan. Pasalnya, baliho APBDes Desa Santosa yang biasanya dipasang sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, tidak terlihat terpasang di lingkungan kantor desa.

Situasi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius, mengingat pengelolaan Dana Desa dan BUMDES harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. 

( H.irawan KAPERWIL JABAR)

Posting Komentar untuk "BUMDES Santosa Disorot, Sudah Terima Penyertaan Modal tapi Belum Pernah Sumbang PADes, Baliho APBDes Juga Tak Terpasang"

```

Ads :