Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki Pemda,Warga Kasui Patungan Cor Jalan

 Lampung, jejakkriminal.net
Berrtahun-tahun menunggu perbaikan yang tak kunjung terealisasi, warga Kelurahan Kasuipasar, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung, akhirnya patungan untuk memperbaiki jalan rusak.

Jalan yang rusak itu membentang sekitar dua kilometer dan menjadi akses utama masyarakat, mulai dari Donomulyo hingga Simpang Banjit. Namun karena keterbatasan dana, warga baru mampu memperbaiki satu titik yang kondisinya paling parah.

Salah seorang penggerak swadaya masyarakat, Muhammad Saleh, mengatakan titik tersebut diprioritaskan karena sudah sulit dilalui kendaraan, bahkan saat cuaca cerah.

"Yang kami perbaiki titik yang paling urgent. Saat kondisi kering saja mobil tidak bisa lewat, apalagi saat hujan. Kendaraan bermuatan sering terjebak karena jalannya sudah hancur dan tidak rata," kata Saleh saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Menurut Saleh, kerusakan jalan telah lama dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang kerap menyebabkan kecelakaan serta merusak kendaraan, terutama milik petani.

"Kasihan warga. Banyak yang kecelakaan di situ, mobil-mobil petani juga sering rusak," ujarnya.

Perbaikan dilakukan secara gotong royong. Warga terlebih dahulu menimbun jalan menggunakan batu sabes sebelum melakukan pengecoran.

Untuk tahap awal, masyarakat menghabiskan sekitar delapan truk batu sabes. Selama sepekan pelaksanaan, dana swadaya yang terkumpul mencapai sekitar Rp 8 juta.

Dana tersebut berasal dari sumbangan warga dengan nominal yang beragam, bahkan ada yang hanya menyumbang Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Selain uang, sejumlah pemilik toko bangunan dan warga lainnya juga menyumbangkan material berupa semen dan batu.

"Ini benar-benar dari warga untuk warga. Kalau menunggu pemerintah, kami enggak tahu sampai kapan. Jadi kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi," ungkap Saleh.

Saleh mengatakan, warga sebenarnya telah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan kepada pemerintah daerah. Proposal juga sudah disampaikan melalui aparat lingkungan untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

"Proposal sudah pernah disampaikan ke pemerintah kabupaten melalui perantara, tetapi sampai sekarang belum ada kabarnya. Kami berharap ada perhatian karena jalan ini penting untuk aktivitas warga," tuturnya.

Kerusakan jalan tidak hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian. Truk pengangkut hasil perkebunan, terutama kelapa sawit, memilih memutar melalui jalur yang lebih jauh karena khawatir terjebak di jalan rusak.

Selain itu, kondisi jalan juga menyulitkan ambulans menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan serta menghambat mobilitas anak-anak menuju sekolah. Padahal, ruas tersebut merupakan jalur alternatif yang lebih dekat menuju pusat pemerintahan Kecamatan Kasui.

Saleh mengatakan, aksi gotong royong kali ini bukan yang pertama. Sebelumnya warga juga telah memperbaiki dua titik lain di ruas jalan yang sama secara mandiri.

Saat ini proses pengecoran masih terus berlangsung. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki seluruh ruas jalan agar akses vital masyarakat tidak lagi bergantung pada hasil patungan dan gotong royong warga.

Aliamin maskur

Posting Komentar untuk "Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki Pemda,Warga Kasui Patungan Cor Jalan"

```

Ads :