LAHAT Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, masyarakat Kabupaten Lahat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi kualitas udara di Kabupaten Lahat yang berada dalam kategori tidak sehat.
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara pada Jumat (28/8) sekitar pukul 19.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Lahat tercatat 151 AQI US, dengan polutan utama PM2.5 mencapai 55,8 µg/m³.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara di wilayah Lahat perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah potensi kabut asap akibat karhutla.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, Erwin, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan, khususnya ketika berada di luar ruangan.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, terutama ketika kondisi udara memburuk atau terjadi peningkatan kabut asap.
.png)



Posting Komentar untuk "Kualitas Udara Lahat Berstatus Tidak Sehat, DLH Keluarkan Imbauan untuk Warga"