Merangin, Jambi | Jejakkriminal.Net-
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kecamatan Muara Siau dan sejumlah kawasan sekitarnya kembali menjadi sorotan. Selain aktivitas penambangan, keberadaan pemasok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga digunakan untuk menunjang kegiatan tambang juga menjadi perhatian masyarakat setempat 29/9/2026).
Berdasarkan penelusuran dan keterangan yang dihimpun di lapangan, muncul nama Rahmat, seorang pria yang menurut keterangan warga disebut berasal dari Jambi. Rahmat diduga memasok solar dalam jumlah besar kepada sejumlah pihak yang menjalankan aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah Muara Siau dan sekitarnya.
Salah seorang warga yang ditemui di lapangan, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengatakan bahwa nama Rahmat sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat setempat terkait dugaan distribusi solar untuk aktivitas PETI.
“Iya, Bang Rahmat itu orang Jambi. Dia diduga memasok solar untuk aktivitas PETI di beberapa titik dan melalui sejumlah toko di wilayah sini. Namanya juga sudah tidak asing lagi,” ujar warga tersebut.
Masyarakat juga menyoroti bahwa aktivitas PETI tidak hanya berkaitan dengan para pekerja di lokasi tambang. Rantai pendukung, termasuk penyedia peralatan, bahan bakar, transportasi, dan kebutuhan operasional lainnya, dinilai perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum.
Jika benar terdapat pemasokan BBM yang secara khusus digunakan untuk menunjang kegiatan penambangan tanpa izin, maka aktivitas tersebut patut ditelusuri secara menyeluruh oleh aparat berwenang, termasuk mengenai asal-usul BBM, perizinan distribusi, serta pihak-pihak yang terlibat di dalam rantai pasok tersebut.
Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penindakan di lokasi tambang, tetapi juga menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi pemasok kebutuhan operasional PETI.
“Kami berharap jangan hanya pekerja di lokasi yang ditindak. Kalau memang ada pemasok yang memasok kebutuhan tambang ilegal, itu juga harus diperiksa dan ditelusuri,” kata sumber tersebut.
Masyarakat meminta Polsek Muara Siau dan Polres Merangin melakukan penyelidikan secara objektif terhadap dugaan distribusi solar yang disebut berkaitan dengan aktivitas PETI di wilayah tersebut.
Selain dugaan keterlibatan pemasok, informasi mengenai adanya dugaan aliran uang kepada oknum tertentu juga perlu diverifikasi secara serius oleh aparat penegak hukum. Informasi tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta sebelum terdapat bukti dan hasil penyelidikan resmi.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Rahmat maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan. Apabila terdapat data, dokumen, atau keterangan yang membantah informasi tersebut, hal itu akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan lanjutan.

.png)



Posting Komentar untuk "Dugaan Pasokan Solar untuk Aktivitas PETI di Muara Siau, Nama Rahmat Disebut Warga"