Padamkan 10 Titik Karhutla di Sekayam, Polisi dan Warga Bergerak Cegah Api Meluas


Sanggau, jejakkriminal.net-

 Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Sanggau. Pada Senin (31/8/2026), Polsek Sekayam bersama personel BKO Pas Brimob II Korps Brimob Polri, Manggala Agni dan relawan warga setempat melakukan pemadaman serta pendinginan di 10 titik karhutla yang berada di Dusun Sei. Tekam, Desa Sei. Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.


Dari 10 lokasi yang ditangani, luasan lahan terdampak masing-masing diperkirakan sekitar 0,4 hingga 0,6 hektare. Seluruh titik berada di wilayah Dusun Sei. Tekam sehingga penanganan dilakukan secara terpadu untuk mencegah api menjalar ke area lain yang berpotensi memperluas kebakaran.


Personel gabungan bergerak dengan melakukan pemadaman pada titik-titik api sekaligus pendinginan terhadap area yang telah terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara maupun sumber panas yang masih tersisa tidak kembali memicu munculnya api baru.


Dalam penanganan di lapangan, petugas menggunakan dua unit mesin Robin Air sebagai alat penyemprot air serta lima unit alat pemadam solo manual. Penggunaan peralatan tersebut disesuaikan dengan kondisi medan agar proses pemadaman dapat berlangsung efektif dan menjangkau bagian lahan yang terbakar.


Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus kekompakan seluruh unsur. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam membantu petugas mendeteksi dan menangani kebakaran sejak awal.



“Yang kami lakukan bukan hanya memadamkan api, tetapi memastikan titik yang sudah ditangani benar-benar aman melalui proses pendinginan dan pemantauan. Sinergi personel kepolisian, Brimob, Manggala Agni dan masyarakat sangat membantu agar kebakaran tidak berkembang lebih luas,” ujar AKP Sutikno.


Ia menjelaskan, setelah proses pemadaman selesai, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Monitoring tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama pada bagian lahan yang masih menyimpan bara atau memiliki potensi terbakar kembali.


Berdasarkan hasil penanganan, seluruh lokasi yang menjadi sasaran telah dilakukan pemadaman dan pendinginan. Kondisi pascapenanganan terpantau kondusif, sementara pemantauan tetap dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya api kembali.


“Dalam kondisi seperti ini, pendinginan dan monitoring merupakan bagian yang tidak kalah penting dari pemadaman. Kami memastikan lokasi terus dipantau sehingga apabila terdapat indikasi api kembali muncul, petugas dapat segera mengambil tindakan,” ungkap AKP Sutikno.


Polsek Sekayam juga terus melakukan koordinasi lintas sektoral bersama unsur terkait untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Selain aspek pemadaman, kepolisian melakukan penyelidikan guna mengetahui kemungkinan adanya unsur tindak pidana yang berkaitan dengan terjadinya kebakaran.


AKP Sutikno mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan. Warga diminta segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum kebakaran meluas.


“Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas. Informasi yang cepat akan mempercepat penanganan dan memperkecil risiko kebakaran meluas,” tegas Kapolsek Sekayam AKP Sutikno.


Penanganan 10 titik karhutla di Dusun Sei. Tekam menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat, instansi teknis dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polsek Sekayam memastikan monitoring, koordinasi serta langkah penegakan hukum akan terus dilakukan demi menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak karhutla.


(Kaperwil Alantitus)

Posting Komentar untuk " Padamkan 10 Titik Karhutla di Sekayam, Polisi dan Warga Bergerak Cegah Api Meluas"


Ads :