Mandailing Natal - Sumatera Utara, jejakkriminal.net - Rumah Sakit Umum (RSU) Armina Madina kembali beroperasi untuk melayani masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, ini dijadwalkan membuka pelayanan untuk umum pada 1 November 2026.
Pembukaan kembali RSU Armina Madina ditandai dengan acara tasyakuran dan grand opening pada Sabtu (31/10/2026). Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap operasional rumah sakit.
Atika menyampaikan apresiasi atas kembali beroperasinya fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, kehadiran RSU Armina Madina menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Madina.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madina, kami mengucapkan selamat dan sukses atas beroperasinya kembali RSU Armina Madina. Kami sangat mendukung pembukaan rumah sakit di Kabupaten Madina,” ujar Atika.
Pemkab Madina Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Medis
Dalam kesempatan tersebut, Atika menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Ia mempersilakan tenaga medis yang ingin melanjutkan pendidikan untuk mengajukan permohonan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
Atika juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan yang humanis, tanggap, dan profesional. Ia meminta tenaga medis memperlakukan pasien dan keluarga pasien dengan baik, sebagaimana mereka memperlakukan keluarga sendiri.
Menurut Atika, pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan yang tepat. Karena itu, tenaga kesehatan harus memberikan pelayanan terbaik agar pasien dapat memperoleh perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Selain mendukung operasional rumah sakit, Pemkab Madina juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp72 miliar untuk menjamin akses pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Atika menyebutkan, cakupan jaminan kesehatan melalui program tersebut telah mencapai sekitar 96,9 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81 persen.
Program UHC diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya. Pemerintah daerah berupaya memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan program tersebut.
Ketua Yayasan RSU Armina Madina Panyabungan, dr. Safruddin Nasution, MM, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan masukan sehingga rumah sakit tersebut dapat kembali beroperasi.
Safruddin menegaskan bahwa pendirian rumah sakit bukan sekadar membangun gedung, melainkan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia berharap RSU Armina Madina dapat menjadi rumah sakit berbasis kompetensi yang mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.
Dengan demikian, masyarakat Madina diharapkan tidak perlu lagi berbondong-bondong pergi berobat ke luar daerah, seperti Medan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Pada tahap awal operasional, RSU Armina Madina menyiapkan sekitar sembilan jenis layanan spesialis. Layanan tersebut meliputi spesialis anak, obstetri dan ginekologi (obgin), bedah dan bedah konsultan, paru, radiologi, serta penyakit dalam.
Rumah sakit ini juga menyediakan layanan laboratorium dan farmasi, serta fasilitas poliklinik rawat jalan dan rawat inap.
RSU Armina Madina saat ini memiliki kapasitas sekitar 50 tempat tidur. Manajemen berkomitmen meningkatkan kapasitas tersebut secara bertahap untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Mengacu pada standar ideal satu tempat tidur untuk setiap 1.000 penduduk, manajemen mencatat masih terdapat kekurangan sekitar 350 tempat tidur dari total kebutuhan ideal.
Ke depan, pihak rumah sakit menargetkan penambahan sekitar 113 tempat tidur guna meningkatkan kapasitas pelayanan.
Rumah sakit ini mengusung slogan MANTAP, yang merupakan singkatan dari Menyapa, Aksi, Nyaman, Terkendali, Amanah, dan Profesional.
Dengan kembali beroperasinya RSU Armina Madina, masyarakat Madina diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pelayanan kesehatan. Dukungan pemerintah daerah, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta pengembangan fasilitas menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit tersebut.(MJ)

.png)



Posting Komentar untuk "RSU Armina Madina Kembali Beroperasi, Siapkan 9 Layanan Spesialis"