Alan Pane Laporkan Kekacauan SPMB ke Ombudsman Riau, Tuntut Transparansi dan Akuntabilitas


Pekanbaru, jejakkriminal.net-

Pada tanggal 5 Agustus 2025, Alan Pane, Ketua Yayasan Jaga Riau, mengambil langkah tegas dengan melaporkan kekacauan dalam proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) ke perwakilan Ombudsman Riau. Laporan ini disampaikan sebagai respons atas dugaan penambahan kuota siswa baru secara sepihak di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Provinsi Riau pada tahun ajaran 2025, yang diduga melanggar prosedur resmi SPMB.


Alan Pane menyoroti kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penerimaan siswa, terutama di sekolah-sekolah favorit seperti SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 Pekanbaru. Yayasan Jaga Riau, yang dipimpinnya, menduga adanya praktik "jalur belakang" yang membuka peluang bagi kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam sistem pendidikan.


"Kami meminta Ombudsman untuk mengusut tuntas permasalahan ini. Masa depan siswa tidak boleh dikorbankan akibat sistem yang bermasalah," ujar Alan Pane dalam pernyataannya kepada awak media usai menyampaikan laporan. Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah keharusan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.


Langkah Alan Pane melaporkan kasus ini ke Ombudsman Riau menjadi puncak dari upaya Yayasan Jaga Riau dalam menekan otoritas terkait. Sebelumnya, yayasan tersebut telah mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk mempertanggungjawabkan kekacauan ini dan menyerukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kepala sekolah di Pekanbaru. Selain ke Ombudsman, Yayasan Jaga Riau juga berencana melaporkan permasalahan ini ke Inspektorat, Kejaksaan Tinggi (Kejati), serta meminta Satuan Tugas Pemberantasan Pungutan Liar (Satgas Pungli) untuk mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat.


Untuk memperkuat advokasinya, Yayasan Jaga Riau membuka layanan pengaduan masyarakat. "Bagi siapa saja yang memiliki keluhan terkait SPMB atau proses penerimaan siswa, silakan hubungi kami. Kami siap mendampingi dan mengadvokasi hak masyarakat," tegas Alan Pane.


Aksi ini menegaskan komitmen Yayasan Jaga Riau dalam mendorong reformasi sistem pendidikan. Sementara itu, masyarakat Riau kini menantikan tindak lanjut dari Ombudsman dan pihak berwenang lainnya untuk memastikan proses SPMB berjalan transparan, adil, dan bebas dari praktik yang merugikan siswa.

Tim

Posting Komentar untuk " Alan Pane Laporkan Kekacauan SPMB ke Ombudsman Riau, Tuntut Transparansi dan Akuntabilitas"


Ads :





const quotes=[ { text:"Kebenaran tidak membutuhkan pembelaan, tetapi keberanian untuk mengungkapkannya.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Pers yang bebas adalah penjaga demokrasi.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Jangan takut mengatakan yang benar meskipun sendirian.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang jabatan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Berita yang akurat lebih berharga daripada berita yang paling cepat.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Integritas adalah modal utama seorang wartawan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Transparansi adalah pondasi pemerintahan yang bersih.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Hukum harus menjadi pelindung rakyat, bukan alat kekuasaan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Setiap fakta memiliki nilai ketika disampaikan dengan jujur.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Keadilan bukan milik orang kuat, melainkan hak seluruh rakyat.", author:"Jejak Kriminal" } ]; let index=Math.floor(Date.now()/86400000)%quotes.length; function tampilkanQuote(){ document.getElementById("jkText").innerHTML='"'+quotes[index].text+'"'; document.getElementById("jkAuthor").innerHTML="— "+quotes[index].author; } function nextQuote(){ index++; if(index>=quotes.length){ index=0; } tampilkanQuote(); } function shareQuote(){ const text=document.getElementById("jkText").innerText; window.open( "https://wa.me/?text="+encodeURIComponent(text), "_blank" ); } tampilkanQuote();