Merangin, Jambi | Jejakkriminal.Net-
Warga Desa Beluran Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, dihebohkan dengan peristiwa penembakan yang diduga dilakukan aparat kepolisian terhadap seorang warga setempat bernama Maradi, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan adik korban, Siti Aisyah, kepada awak media, peristiwa tersebut terjadi saat Maradi berada di dalam rumah panggung miliknya.
Menurut Aisyah, beberapa anggota kepolisian datang ke lokasi dan sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara di halaman rumah. Tak lama kemudian, Maradi disebut melompat dari jendela rumah ke arah bawah. Saat itulah diduga terjadi penembakan yang mengenai bagian dada korban.
"Saya juga kaget. Penembakan itu disaksikan langsung oleh anak saya yang berumur 9 tahun. Dia melihat dengan jelas saat paman mereka tertembak di bagian dada. Sampai sekarang kami masih trauma dan ketakutan atas kejadian tersebut," ujar Siti Aisyah.
Akibat luka tembak yang dideritanya, Maradi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangko. Namun karena kondisinya dinilai cukup parah, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Jambi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Menurut Aisyah, kondisi kakaknya saat ini dikabarkan masih kritis.
Aisyah mengaku belum mengetahui secara pasti alasan tindakan penembakan tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Maradi diduga berkaitan dengan kasus dugaan pencurian sepeda motor. Namun demikian, pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti kebenaran informasi tersebut.
"Saya sendiri belum paham apa permasalahannya sehingga kakak saya ditembak. Setahu saya saat itu tidak ada perlawanan. Kakak saya hanya melompat dari jendela lalu langsung ditembak hingga mengenai bagian dada. Soal dugaan kasus pencurian sepeda motor itu pun saya belum tahu apakah benar atau tidak," katanya.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga Desa Beluran Panjang. Sejumlah masyarakat berharap pihak kepolisian segera memberikan penjelasan resmi terkait kronologi kejadian agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Merangin maupun aparat kepolisian yang terlibat dalam operasi tersebut. Berita ini akan diperbarui setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.



.png)
Posting Komentar untuk "Warga Beluran Panjang Gempar, Seorang Pria Tertembak Saat Penyergapan Polisi, Keluarga Minta Penjelasan Resmi"