Jejak Kriminal.Net|Garut – Seorang pemulung bernama Hada Ruhada, yang tinggal di Kampung Cikole Hilir, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, saat ini berada di bawah ancaman Miskin Extrim.
Mereka bermukim di lahan milik pemerintah (PUPR) namun dengan kondisi rumah yang cukup memprihatinkan dan kurang layak huni yang sewaktu waktu dapat berpindah,
Kondisi rumah yang nampak rapuh dan tidak memadai ini membuat keluarga Hada Suhada sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah setempat. Mereka berharap adanya solusi terkait legalitas tanah dan perbaikan fasilitas hunian agar dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman.
Selain itu Hada Suhada berharap ada bantuan pemerintah yang menghampiri nya seperti BPNT dan PKH ataupun BLT DD yang sedikit membantu dalam kebutuhan keluarga nya dan juga untuk kebutuhan sekolah anak anak nya dari mulai tingkat sekolah dasar sampai tingkat sma.
Anak suhada yang SMA, Agin Nazar Rizkiana dulu pernah belajar di salah satu SMK Negri di Garut namun sayang dengan ekonomi yang keterbatasan Agin Nazar Rizkiana tidak melaksanakan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) selama dua bulan karena tak memiliki ongkos dan akhir nya kena DO pihak sekolah.
" Anu pangageng namah ayena teh kaleresan tos di SMA swasta, mung uih dei kakelas hiji da di kaluarken ku sakola pak, da atu kumaha nya kaayaana sapertos kie janten te gaduh ongkos kango angkat na, padahal harepan abdi eta budak teh mun lulus tea mah, eh kalah kenging cocobi", Ucap Suhada, rabu (2402-2026).
Selain tak memiliki bantuan kemensos (BPNT, PKH) Suhada juga mengaku tidak mendapat kan bantuan dari desa seperti BLT DD dan PIP dari sekolah.
" BPNT hente, PKH tos lima taun di blokir, BLT DD teaya, BLT Kesra oge tekenging mung beas we kamari anu 10 kilo pak, kantenan ti sakola mah teaya pak", tambah Suhada, Rabu (26-02-2026).
Dalam hal ini pihak terkait diharapkan dapat memperhatikan keadaan keluarga Hada dan cepat tanggap dalam membantu mereka dengan hidup dalam keterbatasan ini, kepala desa Wanasari belum di lakukan wawancara karena waktu sudah menunjukan pukul 14.00, Adapun di hubungi lewat seluler, kepala desa Wanasari tidak memberikan jawaban untuk di lakukan wawancara.


.png)
Posting Komentar untuk "Hidup keterbatasan, Seorang Pemulung di Wanasari Garut Tinggal di Lahan Pemerintah Dengan Rumah Kurang Layak, Lima Tahun Bantuan di Blokir, Anak Kena DO Sekolah Negri"