"Di Balik Tembok Rutan Batam, Cahaya Ramadhan Menyala: Pesantren Kilat Jadi Jalan Taubat dan Harapan"


Jejak Kriminal Net Batam — Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara Batam saat digelarnya pembukaan kegiatan pesantren kilat bagi warga binaan. Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan kerohanian ini resmi dibuka oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Suya Kusuma, dengan penuh semangat dan harapan.(02/03)

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh warga binaan. Lantunan ayat-ayat suci menggema di dalam rutan, menghadirkan suasana yang menyentuh hati dan menghadirkan ketenangan di balik tembok pembatas kebebasan.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan kalung tanda peserta kepada perwakilan warga binaan. Prosesi ini menjadi simbol kesiapan dan komitmen mereka untuk mengikuti rangkaian pesantren kilat dengan sungguh-sungguh.

Dalam sambutannya, Suya Kusuma menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. Ia berharap, melalui kegiatan ini para warga binaan dapat memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang memberikan motivasi dan siraman rohani kepada para peserta. Suasana semakin khusyuk saat doa bersama dipanjatkan, memohon ampunan, kekuatan, dan masa depan yang lebih baik.

Menambah semarak acara, penampilan kompang turut memeriahkan pembukaan pesantren kilat. Tabuhan rebana yang berpadu dengan lantunan shalawat menghadirkan nuansa religius yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan pembukaan pesantren kilat ini menjadi bukti bahwa di balik jeruji, selalu ada ruang untuk berubah, belajar, dan menumbuhkan harapan baru.Menuju cahaya perubahan bagi setiap warga binaan yang ingin memperbaiki diri.

.

.

#GuardAndGuide

#Kemenimipas

#Ditjenpas

#Pemasyarakatan

#RutanBatam

Posting Komentar untuk ""Di Balik Tembok Rutan Batam, Cahaya Ramadhan Menyala: Pesantren Kilat Jadi Jalan Taubat dan Harapan""

Ads :