Perawatan Intensif H+28, Polsek Sekayam Pastikan Pertumbuhan Jagung Demplot Tetap Optimal




Sanggau, jejakkriminal.net-
Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Sekayam melalui kegiatan pengecekan kondisi dan perawatan lahan demplot jagung tahap kedua seluas 2 hektare. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Dusun Lomur II, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., didampingi oleh Ketua Kelompok Tani setempat serta personel Polsek Sekayam. Kehadiran unsur kepolisian bersama petani menjadi bagian dari sinergi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.

Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari program ketahanan pangan Polri, khususnya dalam mendukung Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki masa pertumbuhan pasca tanam hari ke-28 (H+28) tetap dalam keadaan baik.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tanaman jagung, mulai dari pertumbuhan batang, daun, hingga potensi gangguan hama atau penyakit. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tanaman jagung tumbuh dengan cukup baik dan merata di seluruh lahan.
Selain pengecekan, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemupukan tahap kedua. Pemupukan ini bertujuan untuk memberikan nutrisi tambahan guna menunjang pertumbuhan tanaman agar lebih optimal serta meningkatkan hasil panen di masa mendatang.

Kapolsek Sekayam AKP Sutikno dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan hingga masa panen tiba.

“Kami ingin memastikan bahwa lahan demplot ini benar-benar memberikan hasil maksimal. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kami optimistis hasil panen jagung nantinya dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

AKP Sutikno juga menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan lahan pertanian. Menurutnya, sinergi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan pengecekan dan perawatan lahan demplot tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB tanpa kendala berarti.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, kondisi lahan hingga saat ini masih dalam keadaan baik. Tidak ditemukan adanya genangan air yang berpotensi merusak tanaman, serta kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Sekayam relatif cerah dengan curah hujan dalam kategori normal.

Hal ini menjadi faktor pendukung penting dalam proses pertumbuhan tanaman jagung, mengingat kondisi tanah yang tidak tergenang air sangat berpengaruh terhadap kesehatan akar tanaman.
Sementara itu, kondisi bibit jagung yang ditanam di lahan demplot kedua ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Tanaman berada dalam fase pertumbuhan yang stabil, sehingga diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal sesuai target.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sekayam menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sanggau. 

(Kaperwil Alantitus)

Posting Komentar untuk "Perawatan Intensif H+28, Polsek Sekayam Pastikan Pertumbuhan Jagung Demplot Tetap Optimal"

Ads :