Tenggelam di Sungai Mataram, Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal. Kapolsek Kertapati: Awasi Anak di Sekitar Perairan
PALEMBANG – Jejakkriminal.net
Duka menyelimuti warga Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati. Deni R, pemuda 18 tahun warga Jalan Mataram Ujung Lorong Nibung RT 041 RW 008, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Mataram, kawasan Jembatan Kuning.
Korban dilaporkan hilang sejak Senin sore, 13 April 2026, dan baru ditemukan tim gabungan Selasa dini hari, 14 April 2026, pukul 05.00 WIB.
*Kronologi: Pamit Potong Rambut, Berakhir Tragis*
Berdasarkan keterangan keluarga, Senin 13 April pukul 16.00 WIB, Deni pamit keluar rumah dengan alasan ingin potong rambut. Ternyata, korban menuju Sungai Mataram untuk berenang sendirian.
Saksi mata sempat melihat korban di air sekitar pukul 16.00 WIB. Gerakan korban tampak aneh, sempat mengangkat kedua tangan ke permukaan seperti kelelahan. Saat diteriaki saksi, korban menjawab santai bahwa dirinya hanya bermain-main dan baik-baik saja. Merasa korban bisa berenang, saksi kemudian pergi.
Pukul 18.30 WIB, saksi kembali ke lokasi. Tubuh korban sudah tidak terlihat. Di pinggir sungai hanya tertinggal kaos, celana pendek, dan handphone milik korban. Saksi panik dan segera memberitahu warga serta keluarga.
*Pencarian Malam Hari, Ditemukan Subuh*
Menerima laporan, Ketua RT langsung menghubungi Polsek Kertapati. Personel Polsek bergerak cepat ke TKP dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk operasi pencarian.
Proses pencarian malam hari terkendala minim cahaya dan arus sungai yang deras. Tim gabungan Polsek Kertapati dan SAR terus menyisir aliran sungai. Upaya itu membuahkan hasil Selasa 14 April pukul 05.00 WIB: korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.
*Kapolsek: Jangan Remehkan Sungai, Awasi Anak*
Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan, http://S.Tr.K., S.I.K. membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, kami terima laporan warga tenggelam di Sungai Mataram. Langsung kami turunkan personel dan koordinasi dengan Basarnas untuk pencarian," jelas AKP Angga.
Ia menambahkan, proses pencarian memang alot karena kondisi lokasi dan waktu. "Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pukul 05.00 WIB pagi ini dalam kondisi meninggal dunia dan sudah kami serahkan ke keluarga."
AKP Angga menegaskan imbauan keras bagi warga, terutama yang tinggal dekat aliran sungai.
"Kami himbau seluruh masyarakat agar waspada dan tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta anggota keluarga saat di sekitar perairan. Jangan remehkan arus dan kedalaman air. Jangan sampai terulang musibah seperti ini," pungkasnya.
Rilis / Agung



.png)
Posting Komentar untuk "Tenggelam di Sungai Mataram, Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal. Kapolsek Kertapati: Awasi Anak di Sekitar Perairan"