ALIANSI MAHASISWA OKI GELAR DISKUSI DAN NOBAR FILM PESTA BABI
Suasana malam itu berubah panas dan penuh ketegangan ketika BEM Kampus Lempung dan Lempuing Jaya bersama BEM As-Shiddiqiyah, BEM Universitas Muhammadiyah Lempuing, dan BEM An-Nur menggelar kegiatan Nobar film Pesta Babi. Kegiatan yang dikoordinir langsung oleh BEM As-Shiddiqiyah ini berlangsung penuh antusias dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus serta organisasi daerah. Sejak awal acara dimulai, atmosfer ruangan sudah dipenuhi semangat perlawanan, rasa penasaran, dan gelora diskusi yang begitu kuat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para ketua BEM dari berbagai kampus, yaitu Setiawan Jordi selaku Ketua BEM As-Shiddiqiyah, Cindinilam Saputri selaku Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Lempuing, serta Rizal selaku Ketua BEM An-Nur. Kehadiran para pimpinan mahasiswa ini semakin memperkuat semangat konsolidasi dan solidaritas antar kampus di wilayah Lempuing dan Lempuing Jaya.
Sorak, tepuk tangan, hingga teriakan emosional mahasiswa pecah di setiap adegan yang mengguncang pikiran dan perasaan penonton. Film yang diputar tidak hanya menjadi tontonan semata, tetapi berubah menjadi bahan refleksi bersama terhadap berbagai persoalan sosial, ketimpangan, hingga kondisi masyarakat yang semakin memprihatinkan.
Banyak mahasiswa tampak larut dalam suasana, menyimak setiap adegan dengan serius dan penuh emosi.
Kegiatan semakin memanas ketika sesi diskusi dibuka. Berbagai pandangan kritis, argumentasi tajam, hingga keresahan mahasiswa terhadap situasi sosial dan kondisi daerah mulai bermunculan.
Diskusi tersebut dipantik langsung oleh Juniska, demisioner PC PMII Kabupaten OKI, yang tampil penuh semangat dan keberanian. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh kehilangan daya kritis dan harus tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta keberpihakan terhadap rakyat.
Setelah film selesai diputar, sahabat Wahyu memberikan kesimpulan mendalam terkait makna besar dari judul Pesta Babi. Ia menyampaikan bahwa kata “pesta” dapat dimaknai sebagai simbol kemewahan, kekuasaan, dan kehidupan para elit, sedangkan “babi” dimaknai sebagai simbol kerakusan dan sifat yang tidak pernah puas terhadap harta maupun jabatan. Dari sudut pandang tersebut, ia menegaskan bahwa film ini menggambarkan bagaimana pesta besar para pejabat dan elit berlangsung di atas penderitaan rakyat, di mana kekayaan dan kekuasaan menjadi tujuan utama tanpa memikirkan nasib masyarakat kecil.
Pendapat tersebut kemudian diperkuat oleh sahabat Pujiono yang menyoroti kondisi masyarakat Papua. Ia menyampaikan bahwa rendahnya akses pendidikan dan minimnya pengetahuan di beberapa daerah menjadi celah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum berkepentingan.
Menurutnya, kondisi itu
sering kali dijadikan peluang oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan dan kecerdasan untuk mengeksploitasi sumber daya maupun masyarakat demi kepentingan pribadi dan kelompok tertentu.
Melihat diskusi yang semakin tajam dan emosional, Juniska selaku pemantik kemudian menengahi dengan sudut pandangnya dalam dunia politik dan hukum. Ia menjelaskan bahwa persoalan ketimpangan sosial, eksploitasi sumber daya, dan ketidakadilan tidak dapat dilepaskan dari lemahnya penegakan hukum serta praktik politik yang lebih berpihak pada kepentingan elit dibandingkan rakyat. Ia juga menekankan bahwa mahasiswa harus mampu melihat persoalan secara objektif, kritis, dan berdasarkan kajian intelektual agar gerakan mahasiswa tetap menjadi kekuatan moral yang berpihak pada keadilan sosial.
Momentum nobar ini kemudian berkembang menjadi ruang konsolidasi yang mempererat hubungan antar mahasiswa lintas kampus. Kebersamaan yang terbangun malam itu menghadirkan semangat baru bagi gerakan mahasiswa di daerah. Dengan penuh semangat, para peserta berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan sebagai ruang edukasi, penguatan solidaritas, dan pembentukan karakter mahasiswa yang kritis, progresif, serta peduli terhadap kondisi sosial masyarakat.”
Aidi RS



.png)
Posting Komentar untuk "ALIANSI MAHASISWA OKI GELAR DISKUSI DAN NOBAR FILM PESTA BABI"