Sanggau, jejakkriminal.net-
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bonti, Polres Sanggau. Pada Kamis, 28 Mei 2026, personel Polsek Bonti melaksanakan pengecekan kondisi tanaman jagung hibrida pasca pemupukan ketiga di lahan Demplot II Tahun 2026 yang berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari Program 2 Ketahanan Pangan melalui pemanfaatan lahan produktif yang digagas untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Bonti.
Dalam pengecekan tersebut, personel Polsek Bonti memantau langsung perkembangan tanaman jagung hibrida jenis Beltras 1 yang ditanam di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare milik Sumardyyono, anggota Kelompok Tani Cinta Damai. Tanaman jagung yang telah memasuki usia 89 hari setelah tanam (HST) terlihat tumbuh dengan baik dan dalam kondisi sehat.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh setelah sebelumnya dilakukan aplikasi pestisida dan racun tikus untuk mengantisipasi serangan hama pada tongkol jagung muda. Langkah preventif tersebut dinilai penting guna menghindari potensi kerusakan tanaman yang dapat berdampak pada menurunnya hasil panen petani.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau aman dan tidak ditemukan adanya serangan hama tikus yang berpotensi merusak tanaman. Tongkol jagung berkembang dengan baik dan menunjukkan pertumbuhan yang optimal menjelang masa panen.
Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, mengatakan kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah serta memastikan lahan produktif masyarakat dapat dikelola secara maksimal.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap sehat dan terhindar dari serangan hama. Kehadiran anggota di lapangan juga sebagai bentuk pendampingan kepada petani agar hasil panen nantinya bisa optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar.
Ia menambahkan, Program 2 Ketahanan Pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional sebagaimana sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, sinergi antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program pertanian produktif di wilayah Kecamatan Bonti. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan petani semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian yang berdaya saing.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pengecekan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bonti memastikan akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan demplot sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional.
(Kaperwil Alantitus)


.png)
Posting Komentar untuk " Tanaman Jagung Beltras 1 di Bonti Tumbuh Subur, Polisi dan Petani Perkuat Swasembada Pangan"