Depok, jejakkriminal.net-
Sekelompok remaja yang diduga anggota geng motor kembali meresahkan pengguna jalan di kawasan Sawangan, Kota Depok, pada Minggu (dini hari) sekitar pukul 02.00 WIB.
Seorang wartawan yang sedang dalam perjalanan pulang usai menjalankan tugas jurnalistik mengaku secara tidak sengaja melihat rombongan sekitar delapan orang pengendara sepeda motor jenis trail (cross) melakukan aksi yang membahayakan pengguna jalan lainnya di Jalan Raya Sawangan.
Menurutnya, rombongan tersebut terlihat menguasai badan jalan, menghalangi kendaraan yang berada di belakang, serta melakukan berbagai atraksi layaknya jalan raya milik pribadi. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan merasa tidak nyaman dan khawatir akan keselamatan mereka.
"Beruntung saat itu mereka tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap pengendara lain. Namun aksi yang dilakukan cukup meresahkan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan," ujar wartawan yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Rombongan tersebut kemudian berpencar saat tiba di kawasan Tugu Batu. Sebagian bergerak menuju Pasir Putih, sebagian ke arah Pengasinan, dan lainnya menuju Parung.
Keberadaan kelompok tersebut dinilai perlu mendapat perhatian aparat keamanan guna mencegah terjadinya tindakan kriminal maupun kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban di kemudian hari.
Sejumlah pengguna jalan berharap pihak kepolisian dan instansi terkait meningkatkan patroli malam, khususnya pada jam-jam rawan saat kondisi jalan relatif sepi.
Salah seorang pengendara yang berada di lokasi bersama wartawan juga mengimbau agar petugas lebih rutin melakukan pengawasan di wilayah Sawangan dan sekitarnya.
"Kami berharap ada patroli rutin pada malam hingga dini hari agar masyarakat dan pengguna jalan merasa aman saat melintas," ungkapnya.
Warga berharap langkah antisipatif segera dilakukan sehingga aktivitas geng motor yang meresahkan tidak berkembang menjadi aksi yang membahayakan keselamatan masyarakat.


.png)
Posting Komentar untuk "Geng Motor Kembali Berulah di Sawangan Depok, Pengendara Resah Minta Patroli Ditingkatkan"