KERINCI, JEJAKKRIMINAL.NET – Para petani di Kabupaten Kerinci mengeluhkan melonjaknya harga herbisida alami yang dinilai semakin memberatkan biaya produksi pertanian. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan para petani karena terjadi di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil dan harga hasil panen yang belum sepenuhnya membaik.
Sejumlah petani mengaku harga herbisida alami mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu membuat para petani kesulitan memenuhi kebutuhan perawatan lahan pertanian, terutama untuk tanaman padi dan hortikultura yang menjadi andalan masyarakat Kerinci.
Salah seorang petani di kelurahan Siulak Deras kecamatan Gunung Kerinci mengatakan, kenaikan harga herbisida membuat pengeluaran petani semakin tinggi. Menurutnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk membersihkan gulma kini jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
“Kami sangat terbebani.
Harga herbisida naik terus, sementara hasil panen belum tentu sebanding dengan biaya yang kami keluarkan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan petani lainnya. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mencari solusi agar harga kebutuhan pertanian dapat kembali stabil dan terjangkau.
Warga meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama DPRD Kabupaten Kerinci lebih serius memperjuangkan nasib para petani. Menurut masyarakat, sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi daerah sehingga kebutuhan petani harus menjadi perhatian utama.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya fokus pada program seremonial, namun juga memperhatikan persoalan mendasar yang langsung dirasakan petani di lapangan, termasuk stabilitas harga pupuk, herbisida, serta kebutuhan pertanian lainnya.
“Petani ini penopang ekonomi masyarakat. Kalau biaya pertanian terus naik, tentu akan berdampak pada kesejahteraan petani dan harga pangan,” kata seorang warga.
Selain meminta perhatian pemerintah daerah, masyarakat juga berharap DPRD Kerinci dapat memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani, baik melalui pengawasan distribusi kebutuhan pertanian maupun bantuan subsidi bagi petani kecil.
Hingga berita ini diturunkan, para petani masih berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membantu meringankan beban petani akibat kenaikan harga herbisida alami tersebut.
(ADL)



.png)
Posting Komentar untuk "Petani Menjerit, Harga Herbisida Alami Lonjakan Drastis"