52 Siswa MA Al Inayah Pakenjeng Data Diduga Diklaim Ganda 4 PKBM, Indikasi Manipulasi BOSP Mengemuka

 

Pakenjeng, jejak kriminal.net — Sebanyak 52 siswa Madrasah Aliyah (MA) Al Inayah, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, terjerat masalah administrasi serius. Data mereka yang masih aktif belajar tercatat ganda di empat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) lain. Dugaan kuat mengarah pada manipulasi data demi pengajuan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Kepala MA Al Inayah, Ahmad Abdul Malik, S.Pd., M.Pd., mengonfirmasi temuan tersebut. Hasil penelusuran sistem pendataan menunjukkan nama 52 siswa terdaftar di PKBM Aulia Darussalam, PKBM Salman Al-Parisi, PKBM Nur Dzatullah, dan PKBM Dayeh Institut. Akibatnya, data madrasah terhambat, sebagian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) berstatus "tidak aktif", padahal siswa tetap aktif belajar.

Orang tua siswa menyuarakan kekhawatiran mendalam. Data ganda membahayakan hak pendidikan anak mulai dari kelancaran proses belajar, ujian, hingga kemungkinan terhambatnya penerbitan ijazah.

"Kami minta dinas terkait segera bereskan. Kami khawatir data ganda bikin anak-anak tak bisa lulus atau tak dapat ijazah," ungkap salah satu orang tua.

Pencatatan ganda memicu dugaan manipulasi data untuk mengajukan BOSP. Meski belum terverifikasi sepenuhnya, dugaan ini memerlukan pemeriksaan dokumen, sistem pendataan, dan aliran dana di keempat PKBM tersebut.

Secara hukum, praktek ini berpotensi melanggar hukum :

UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi data anak dilindungi ketat.

UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Permendikdasmen No. 8 Tahun 2025 tentang BOSP tata kelola dan akuntabilitas dana pendidikan diatur tegas.

Orang tua mendesak aparat penegak hukum turun tangan jika ditemukan indikasi pidana penyalahgunaan data pribadi. Instansi berwenang diminta segera melakukan verifikasi faktual dan audit sistem guna mengungkap siapa yang memasukkan data, keabsahan dokumen, serta keterlibatan pihak terkait demi menjamin hak pendidikan 52 siswa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari keempat PKBM maupun dinas terkait. Awak media membuka ruang klarifikasi seluas-luasnya.

Posting Komentar untuk "52 Siswa MA Al Inayah Pakenjeng Data Diduga Diklaim Ganda 4 PKBM, Indikasi Manipulasi BOSP Mengemuka"


Ads :