Garut, jejak kriminal.net — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegalpanjang 02, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, kini menuai sorotan tajam publik. Temuan daging ayam masih mentah dan berlumur darah dalam hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (5/10/2026) memicu kekhawatiran luas, serta mengancam pencabutan izin operasional penyedia layanan.
Sejumlah siswa SDN 5 Tegalpanjang menerima paket makan bergizi gratis berisi daging ayam yang belum matang sempurna, masih menyisakan darah segar, serta berbau amis menyengat. Kondisi tersebut membuat guru dan siswa enggan memakan hidangan tersebut demi mencegah risiko keracunan dan gangguan kesehatan.
Kejanggalan pertama kali diketahui seorang guru saat hendak menyantap makanan tersebut. Ia langsung meminta seluruh siswa untuk tidak mengonsumsinya dan segera melaporkan temuan itu kepada pihak pengelola SPPG.
Keluhan disampaikan langsung kepada Kepala SPPG Tegalpanjang 02, Fredy Jonathan. Dikonfirmasi awak media, Fredy tidak membantah kejadian tersebut, melainkan mengakui adanya kelalaian dalam proses penyiapan makanan.
"Ini adalah kelalaian kami. Saya memohon maaf kepada semua pihak. Kami jamin hal seperti ini tidak akan terulang," ujar Fredy dengan nada gugup.
Peristiwa ini menambah catatan buruk pelaksanaan MBG yang dinilai semakin mengabaikan standar kebersihan dan petunjuk teknis penyajian makanan. Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) sedang gencar melakukan pembenahan serta evaluasi menyeluruh dengan ketentuan tegas: pelanggaran kualitas dapat dikenakan sanksi hingga pencabutan izin.
Kejadian berlangsung di lingkungan SDN 5 Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, pada Senin (5/10/2026).
Hingga berita ini diturunkan, pihak yayasan pemilik sekaligus penyedia layanan SPPG belum dapat ditemui untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. Masyarakat mendesak instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.



.png)



Posting Komentar untuk "Daging Mentah Berlumur Darah di Menu MBG Dapur SPPG Tegalpanjang 02, Izin Terancam Dicabut"