Polsek Toba Verifikasi Empat Hotspot Terpantau SNPP, Pastikan Api Padam dan Aktivitas Warga Terkendali

Sanggau, jejakkriminal.net-

Polsek Toba, Polres Sanggau, melaksanakan verifikasi dan pengecekan langsung terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau melalui Aplikasi Sistem Nasional Pemantauan Panas (SNPP) pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Verifikasi dimulai sekitar pukul 15.10 WIB hingga selesai dan berlangsung di wilayah hukum Polsek Toba, Kabupaten Sanggau. Berdasarkan data SNPP, terpantau empat titik hotspot dengan status medium dan low yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh personel kepolisian.


Kegiatan pengecekan lapangan dipimpin oleh Aiptu Ekwanto, S.Sos, bersama Bripka Gusti Harbani Amri dan Brigpol Oliver M. Situmorang. Tim bergerak menuju lokasi sesuai titik koordinat yang terpantau guna memastikan kondisi riil di lapangan.


Hasil pengecekan pada titik pertama dengan status medium menunjukkan lokasi berada di Dusun Kampung Baru, Desa Kampung Baru, Kecamatan Toba. Di lokasi tersebut, api telah dalam kondisi padam dengan luas lahan sekitar 0,6 hektare yang digunakan untuk keperluan penanaman umbian.


Pengecekan titik kedua dengan status low juga berada di wilayah Dusun Kampung Baru. Api dipastikan telah padam dengan luas lahan sekitar 0,7 hektare. Aktivitas pembakaran dilakukan oleh warga untuk pengolahan lahan pertanian dan telah dikoordinasikan sebelumnya.



Sementara itu, titik ketiga yang terpantau dengan status low juga berada di wilayah yang sama. Dari hasil pemeriksaan, api sudah tidak aktif dengan luas lahan sekitar 0,6 hektare dan diperuntukkan bagi penanaman tanaman umbian oleh warga setempat.


Dalam seluruh titik yang diperiksa, pemilik lahan diketahui telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan pengurus adat sebelum pelaksanaan pembakaran. Proses pengolahan lahan dilakukan secara terkendali dan sesuai kesepakatan bersama di tingkat lokal.


Kapolsek Toba Polres Sanggau, Iptu Arnold Roky Montolalu, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian dalam memastikan tidak terjadi karhutla yang meluas dan merugikan masyarakat.


“Setiap hotspot yang terpantau wajib kami pastikan langsung ke lapangan. Dari hasil pengecekan, api sudah padam dan pembakaran dilakukan secara terbatas, terkoordinasi, serta tidak melebihi ketentuan yang berlaku,” ujarnya.


Kapolsek menambahkan bahwa Polsek Toba terus mengedepankan langkah persuasif dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh adat dalam pengawasan aktivitas pembukaan lahan agar tetap aman dan tidak menimbulkan dampak lingkungan.


Langkah-langkah yang dilakukan personel Polsek Toba meliputi pendataan pemilik lahan, pengecekan lokasi secara fisik, serta koordinasi aktif dengan warga dan aparatur desa guna menggali informasi terkait aktivitas pembakaran lahan tersebut.


Berdasarkan hasil pemantauan, lahan yang dibakar tidak melebihi ±2 hektare dan proses pembakaran dilakukan secara gotong royong oleh para petani dengan peralatan sederhana berupa ember dan alat manual lainnya untuk mencegah api meluas.


Kegiatan verifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Toba dalam mendukung kebijakan penanggulangan karhutla serta memastikan setiap aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.


Dengan dilaksanakannya pengecekan secara langsung, Polsek Toba memastikan bahwa titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi SNPP telah ditangani dengan baik dan tidak menimbulkan ancaman lanjutan, sekaligus menguatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.


(Kaperwil Alantitus)

Posting Komentar untuk " Polsek Toba Verifikasi Empat Hotspot Terpantau SNPP, Pastikan Api Padam dan Aktivitas Warga Terkendali"

Ads :