Jejak Kriminal Net-
Proyek pembangunan jalan setapak di RT/RW 03/02 Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, kembali menuai sorotan tajam. Jalan yang baru selesai dikerjakan kurang dari satu bulan tersebut kini sudah menunjukkan keretakan di sejumlah titik, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat terhadap mutu dan ketahanan konstruksi.
Pantauan di lapangan memperlihatkan permukaan beton jalan mulai mengalami retak rambut hingga garis memanjang. Kondisi ini dinilai tidak lazim mengingat usia bangunan yang masih sangat baru dan seharusnya masih berada pada masa kekuatan optimal.
Proyek tersebut diketahui bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp199 juta. Besarnya dana yang digelontorkan membuat publik mempertanyakan keseriusan pengawasan serta kepatuhan pelaksana terhadap spesifikasi teknis pekerjaan.
Pelaksana proyek, CV Cahaya Isani, belum memberikan klarifikasi resmi terkait kondisi bangunan tersebut. Warga setempat secara tegas meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam.
"Kami minta pihak terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan audit teknis. Kalau memang terbukti pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, kontraktornya harus diberi sanksi tegas. Jangan sampai uang rakyat habis, tapi hasilnya tidak berkualitas," ujar seorang warga.
Warga menilai keretakan dini ini menjadi indikasi kuat adanya persoalan dalam proses pelaksanaan, baik dari kualitas material, metode pengerjaan, maupun pengawasan di lapangan. Jika dibiarkan, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah dan memperpendek usia pakai jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum maupun administratif.
(HR)


.png)
Posting Komentar untuk "Proyek Jalan Setapak Di Gelumbang Menuai Sorotan, Warga Desak Audit Ulang"