PJI Bagikan 1.100 Takjil, Perkuat Kepekaan Sosial


Surabaya, - DPP PJI (Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Jurnalis Indonesia) menggelar giat sosial berbagi 1.100 paket takjil, di depan Pos Polisi Polrestabes Surabaya Plaza Marina Surabaya, Sabtu sore (07/03/2026).

Agenda rutin setiap Ramadhan, satu satunya Organisasi Wartawan yang lahir dan berpusat di Kota Pahlawan Surabaya itu, disambut antusias para pengguna jalan di Margorejo Surabaya yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Sekitar 50 pengurus/anggota PJI, guyub rukun dengan penuh kehangatan, membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat/pengguna jalan. Bahkan Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori beserta istri turut hadir turun langsung ke jalan bersama para anggota. 

Menurut Hartanto, kegiatan berbagi di bulan Ramadhan merupakan wujud kepekaan sosial yang terus dijaga PJI.
“Wartawan bukan hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial serta hadir memberi manfaat di tengah masyarakat”, ujarnya.

Usai pembagian takjil, dilanjutkan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan di Café Skut Sidosermo yang juga sebagai Pos PJI. 
Momentum itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui rapat internal membahas sejumlah agenda penting, termasuk persiapan Musyawarah Nasional (Munas) PJI yang direncanakan akan digelar pada Agustus 2026 mendatang.

Hartanto menegaskan bahwa organisasi jurnalis memiliki peran strategis dalam membina dan mendidik wartawan, termasuk yang baru terjun ke dunia jurnalistik.
“Melalui organisasi, wartawan dapat saling belajar, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap kode etik jurnalistik yang harus dijunjung tinggi jurnalis”, jelas Tokoh Pers itu.

Untuk memotivasi seluruh anggota agar terus menjaga marwah PJI, Ketua Umum PJI kharismatik itu juga mengingatkan adanya pengakuan tertulis Dewan Pers/Ketua Dewan Pers, bahwa PJI di bawah kepemimpinan Hartanto Boechori adalah satu satunya PJI yang tercatat di Dewan Pers. Diingatkannya juga keberadaan PJI yang didirikan pada era reformasi 20 Agustus 1998 oleh Almarhum Darwin Hulalata, SH., Junius Tarigan dan kawan kawan.

Di penghujung rapat, Boechori memberi penekanan agar seluruh anggota PJI tetap menjaga kekompakan dan soliditas serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya berbagi dengan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kekompakan kita, mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat persaudaraan kita”, pungkas Pembina/Penasehat berbagai Organisasi Massa itu.(team)

Posting Komentar untuk "PJI Bagikan 1.100 Takjil, Perkuat Kepekaan Sosial"

Ads :