Sungai Penuh, Jejakkriminal. Net – Wali Kota Alfin turun langsung meninjau kondisi Pasar Tanjung Bajure pasca penataan, Sabtu (11/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penataan pasar berjalan optimal serta tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, Alfin menyisir sejumlah titik pasar. Ia melihat langsung kondisi lapak pedagang, kebersihan lingkungan, hingga kelancaran akses bagi pengunjung.
Tak hanya melakukan peninjauan, Alfin juga berdialog dengan pedagang dan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi. Sejumlah masukan pun disampaikan, mulai dari penataan lapak hingga fasilitas pendukung yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Himbauan wali kota Alfin kepada Para pengecer makanan dan bahan pangan di kawasan Pasar Tanjung Bajure diimbau untuk lebih memperhatikan kebersihan dan higienitas produk yang dijual kepada masyarakat.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan yang sehat dan aman. Para pedagang diharapkan menjaga kualitas bahan makanan, mulai dari proses penyimpanan, pengolahan hingga penyajian, agar terhindar dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Sejumlah pembeli mengaku kini lebih selektif dalam memilih bahan makanan, terutama daging, ikan, sayur, serta makanan siap saji. Kebersihan lapak, penggunaan alat yang bersih, serta cara penyimpanan yang tepat menjadi perhatian utama.
“Kalau tempatnya bersih dan makanannya tertutup, kami lebih yakin untuk membeli,” ujar salah seorang warga yang berbelanja di pasar tersebut.
Selain itu, penggunaan wadah tertutup, sarung tangan, serta menjaga kebersihan tangan saat melayani pembeli menjadi bagian penting dalam penerapan standar higienis. Pedagang juga diminta rutin membersihkan area dagangannya agar tetap nyaman dan sehat.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan dapat melakukan pengawasan serta pembinaan kepada para pedagang guna memastikan standar kebersihan ini benar-benar diterapkan di lapangan.
Dengan penerapan higienitas yang baik, diharapkan Pasar Tanjung Bajure dapat menjadi pasar yang tidak hanya ramai, tetapi juga aman dan sehat bagi seluruh masyarakat.
“Penataan ini bertujuan menciptakan pasar yang lebih tertib dan nyaman. Kami ingin pedagang tetap bisa berjualan dengan baik, sementara masyarakat merasa aman saat berbelanja,” ujar Alfin.
Sejumlah pedagang mengapresiasi langkah pemerintah dalam menata kawasan pasar. Namun demikian, mereka berharap perbaikan terus dilakukan, terutama pada aspek kenyamanan serta kelengkapan fasilitas pendukung.
Menanggapi hal tersebut, Alfin menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan secara bertahap guna menyempurnakan penataan pasar. Ia juga mengimbau seluruh pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan pasar.
Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik sekaligus memperkuat peran pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi daerah.
(Andol jmb)



.png)
Posting Komentar untuk "Dialog dengan Pedagang, Wako Alfin Serap Aspirasi di Pasar Tanjung Bajure"