Hati Tergerak, Margok “Turun Gunung” Bantu Lia Warga Kemang Agung yang Hidup dalam Keterbatasan
Kepedulian nggak kenal status. Itu yang kembali dibuktikan Uwa, pemuda Kemang Agung yang akrab disapa Margok. Mendengar kabar Ila, warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, hidup dalam kesusahan, hatinya langsung tergugah.,Senin (13/04/26)
Tanpa banyak basa-basi, pemuda yang dikenal punya jiwa sosial tinggi ini langsung “turun gunung”. Bantuan disalurkan langsung ke rumah Ila, diterima sang suami yang akrab disapa Hendri Pendekar.
*Bukan Sekadar Memberi, tapi Hadir*
Momen penyerahan bantuan itu penuh haru. Hendri tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan suara bergetar ia ucapkan terima kasih.
“Terima kasih banyak, Bang Uwa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga. Semoga jadi amal jariyah dan dibalas kebaikan yang berlipat ganda oleh Tuhan,” ujar Hendri mewakili istrinya, Ila.
Margok bukan nama baru di Kemang Agung. Warga mengenalnya sebagai sosok yang ringan tangan. Kali ini, aksinya kembali jadi bukti bahwa kepedulian masih hidup di dada anak muda.
*Inspirasi dari Akar Rumput*
Apa yang dilakukan Uwa Atu alias Margok sederhana, tapi maknanya dalam. Di tengah kondisi ekonomi yang nggak mudah, dia memilih berbagi. Dia membuktikan, nggak perlu nunggu kaya dulu buat bantu sesama. Yang penting ada niat dan hati yang mau tergerak.
Langkah kecil seperti ini yang sering lupa kita lihat. Padahal dari aksi-aksi personal macam inilah solidaritas warga terbentuk. Tetangga saling jaga, yang susah dibantu, yang punya lebih ikut turun tangan.
Kepedulian Margok jadi pengingat: kebahagiaan itu menular. Sedikit yang kita bagi, bisa jadi luar biasa artinya bagi orang lain.
Pewarta: Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK)



.png)
Posting Komentar untuk "Hati Tergerak, Margok “Turun Gunung” Bantu Lia Warga Kemang Agung yang Hidup dalam Keterbatasan"