Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2019, Ketua RT 44 Palembang Rogoh Kocek Pribadi Tambal Jalan Demi Keselamatan Warga*
PALEMBANG, Jejakkriminal.net
12 April 2026 – Bertahun-tahun menunggu realisasi, jalan rusak di Lorong Mawar, RT 44 RW 09, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, akhirnya diperbaiki. Bukan oleh pemerintah, melainkan oleh Ketua RT setempat dengan dana pribadi.
Jalan yang selama ini berlubang dan jadi kubangan saat hujan itu kini sudah ditambal. Langkah ini diambil demi kenyamanan dan keselamatan warga yang setiap hari melintas.
*Swadaya karena Usulan Mentok di Meja Musrenbang*
Ketua RT 44 mengungkapkan, perbaikan terpaksa dilakukan secara swadaya karena usulan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sejak 2019 tak pernah terealisasi.
“Sejak saya menjabat tahun 2019, sudah berkali-kali kami ajukan. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.
Ia tak bisa tinggal diam melihat kondisi jalan yang membahayakan. Lubang dalam dan genangan air membuat pengendara motor sering oleng, anak-anak rawan terpeleset. Dengan keterbatasan, ia menambal titik-titik rusak agar jalan bisa dilalui lebih aman.
*Warga Apresiasi, Sorot Lambannya Realisasi*
Warga Lorong Mawar menyambut baik inisiatif itu. Di tengah lambannya respons pemerintah, tindakan Ketua RT dinilai sebagai bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan.
“Kalau nggak diperbaiki, kasihan warga. Apalagi kalau hujan, licin sekali. Kami sangat berterima kasih sama Pak RT,” kata salah seorang warga.
Kasus ini kembali menyorot efektivitas Musrenbang di tingkat kelurahan hingga kota. Bagi warga, jalan lingkungan bukan proyek besar, tapi kebutuhan dasar yang menopang aktivitas harian: anak ke sekolah, ibu ke pasar, bapak berangkat kerja.
*Gotong Royong Masih Hidup, Tapi Pemerintah Jangan Diam*
Langkah Ketua RT 44 ini jadi cermin dua hal sekaligus. Pertama, semangat gotong royong dan kepemimpinan di akar rumput masih hidup. Kedua, ada pekerjaan rumah besar soal respons dan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar.
Swadaya warga patut diapresiasi, tapi tidak boleh jadi alasan pembiaran. Ketika dana pribadi RT turun tangan menambal jalan, itu sinyal bahwa sistem perencanaan dan eksekusi anggaran perlu dibenahi agar lebih cepat dan tepat sasaran.
Pewarta: Agung
--



.png)
Posting Komentar untuk "Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2019, Ketua RT 44 Palembang Rogoh Kocek Pribadi Tambal Jalan Demi Keselamatan Warga*"