Jejak Kriminal.net | Garut — Sebuah aktivitas transaksi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tanpa izin resmi ditemukan di Kampung Tegal Gede, Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, transaksi tersebut dilakukan dengan cara memindahkan bensin dari mobil bak jenis Suzuki Carry ke kendaraan minibus Toyota Avanza tipe Veloz.
Proses pemindahan BBM itu diduga berlangsung secara terbuka dan tanpa pengawasan dari pihak berwenang.
Menurut informasi yang dihimpun, jumlah bensin yang diperjualbelikan diperkirakan mencapai ratusan liter. BBM tersebut disimpan dalam puluhan jerigen dan beberapa drum yang berada di dalam kendaraan.
Kegiatan ini menjadi perhatian serius, mengingat penyaluran BBM tanpa izin resmi berpotensi melanggar aturan yang berlaku. Selain itu, aktivitas tersebut juga dinilai berisiko tinggi, seperti potensi kebakaran maupun ledakan akibat penyimpanan dan distribusi yang tidak sesuai standar keselamatan.
Di lokasi kejadian, tim juga menemui seorang perempuan yang mengaku sebagai istri dari pemilik BBM tersebut. Ia menjelaskan bahwa bensin yang dibawa dibeli dari salah satu SPBU di wilayah Pamengpeuk.
“Iya pak, bensin tersebut saya beli dari pom bensin Pamengpeuk dari Pak Egi. Saya juga mengambil keuntungan dari sana,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Sementara itu, pihak yang disebut sebagai penjual, yakni Opay, juga mengakui bahwa dirinya menjual kembali BBM bersubsidi tersebut kepada pihak lain.
Temuan ini mengindikasikan adanya dugaan praktik penyaluran BBM bersubsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Padahal, BBM jenis Pertalite termasuk dalam kategori barang yang diatur distribusinya dan diperuntukkan bagi masyarakat sesuai kriteria tertentu.
Masyarakat diimbau untuk tidak membeli BBM dari sumber yang tidak resmi demi menjaga keamanan serta kualitas bahan bakar yang digunakan.
Selain itu, diharapkan aparat terkait segera melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan legalitas serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait temuan tersebut.


.png)
Posting Komentar untuk "Transaksi Bensin Pertalite Tak Berizin Di Kampung Tegal Gede Garut Terendus, Diduga Ratusan Liter Dalam Puluhan Jerigen."