Munas VI JW Lumansa: KBPP Polri Harus Kembali ke Jati Diri


Jakarta, jejakkriminal.net - Salah satu tokoh pendiri organisasi Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri 'Drs. Syaiful Syafri, M.M menekankan bahwa KBPP Polri sudah harus waktunya kembali ke jati diri seperti dulu.


Ia menjelaskan bahwa dalam Musyawarah Nasional (Munas VI) KBPP Polri yang berlangsung di Hotel JW Lumansa Jakarta penuh dinamikan dan tidak komitmen dengan tujuan organisasi, serta adanya pembatalan sepihak.


Karenanya  KBPP Polri harus kembali kejati Diri yakni dasar pemikiran berdirinya KBPP Polri sebagai sarana silaturahmi antar sesama anak Polri/purn Polri dengan unsur Pembina,  meningkatkan SDM, Menciptakan Lapangan kerja bagi anggota, membantu Kamtibmas dan menjadi terdepan membela orang tua ( Polri ) jika dihujat masyarakat tanpa dasar hukum yang jelas.

     

Hal tersebut disampaikan Syaiful Syafri kepada awak media di Medan usai melakukan pertemuan atas kunjungan anak anak Polri/ purn. Polri yang ingin mengetahui hasil Munas VI KBPP Polri 15 Mai Lalu, Minggu 17/05 di Jln Kemenangan Medan.

     

Munas KBPP Polri yang resmi dibuka Kabaharkam Polri Komjen. Pol Karyoto S.Ik MH dibatalkan dan ditunda untuk 6 bulan kedepan hanya intrupsi peserta Munas dari PD KBPP Polri se Indonesia kepada SC yang belum mengajukan usul calon Presidium Munas dari peserta dan SC malah membacakan Tatib Munas, yang harusnya dibacakan Presidium pada Sidang Pleno pertama, tegas Syaiful.

     

Menurut Syaiful Syafri SC diduga ingin mempertahankan calon tunggal Ketua Umum KBPP Polri priode 2026 sd 2031 atas dasar penjaringan calon, namun 24 PD KBPP Polri lainnya sebagai peserta Munas keberatan dan mengajukan calon lain sebagai sarana demokrasi pada Munas tersebut.

     

Saya sepakat dengan Ketua PD KBPP Polri Riau Muslim Amir via telpon Sabtu 16/07 yang hadir di Munas dan menjelaskan tidak ada kewenangan SC untuk bersikukuh mempertahankan calon Ketua Umum tunggal, karena Munas ajang musyawarah untuk mufakat atas persetujuan seluruh peserta, dan jika 2/3 ( dua pertiga ) peserta ada calon Ketua umum lainnya ya harus diterima.

     

Hal senada juga dijelaskan Hamidi Usman Ketua PD KBPP Polri Aceh priode 2013 sd 2018 via telpon kepada Syaiful Syafri yang menegaskan hasil Musda KBPP Polri di daerah belum dilantik selama 5 tahun, kini sudah munas lagi, dan kami tidak mendapat informasi kegiatan PP KBPP Polri secara Nasional, katanya.

     

Pendapat saya Kata Syaiful Syafri jika ada Calon Ketua Umum KBPP Polri priode 2026 sd 2031 yang diusung 2/3 PD KBPP Polri se Indonesia dan dilengkapi berita acara, maka Dewan Pembina Bapak Kapolri atau Pembina Harian Bapak Kabaharkam berhak mengambil alih dan menetapkan nya sehingga KBPP Polri se Indonesia kembali ke Jati Diri tutupnya.(MJ)


Posting Komentar untuk "Munas VI JW Lumansa: KBPP Polri Harus Kembali ke Jati Diri"

Ads :