Sinergi Orang Tua, Ulama, dan Pemerintah Hadapi Bahaya LGBT dan Penculikan: Kunci Perlindungan Anak di Era Modern.
Kota Bekasi Jejakkriminal.net 23/06/2026 – Di tengah kekhawatiran terhadap berbagai ancaman kriminalitas dan perilaku menyimpang yang marak saat ini, peran aktif orang tua dinilai sangat krusial dalam menjaga keselamatan anak. Hal ini menjadi sorotan dalam diskusi mengenai pentingnya membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Dalam bincang sore yang digelar bersama dengan para pengemudi ojek online, seorang narasumber muda yang dikenal sebagai pejuang dakwah dan kemanusiaan, sekaligus pimpinan Masjid ASAA Indonesia, menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai religi sejak dini sebagai benteng utama bagi anak untuk mengenali dan menghindari bahaya.
Narasumber tersebut juga mengaitkannya dengan dasar hukum dalam Al-Qur'an, di mana Surah Luqman ayat 13 sampai 19 mengajarkan orang tua untuk menanamkan tauhid, mendidik anak dengan penuh kasih sayang, memerintahkan kebaikan, mencegah kemungkaran, serta mengajarkan kesabaran. Anak juga diperintahkan untuk bersyukur, berbakti kepada orang tua, dan berlaku lemah lembut serta rendah hati.
Selain itu, narasumber juga mendorong Majelis Ulama Indonesia agar bersikap tegas terhadap perilaku seks yang menyimpang dengan cara mendorong kepada pemerintah daerah untuk membuat atau melakukan Perda anti-LGBT sebagai bentuk perlindungan hukum.
Harun, S.Sos



.png)
Posting Komentar untuk "Sinergi Orang Tua, Ulama, dan Pemerintah Hadapi Bahaya LGBT dan Penculikan"