Festival Rakyat UMKM Berakhir, Kapolres Sanggau Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Pertumbuhan Ekonomi



Sanggau, jejakkriminalnet-

 Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H. menghadiri penutupan Pameran Pembangunan Sabang Merah Tahun 2026 bertajuk “Festival Rakyat UMKM” yang digelar di Kawasan Taman Aronk Bulopa, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (22/8/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pameran yang telah berlangsung selama empat hari, sejak Rabu (19/8/2026). Penutupan berlangsung semarak dengan dihadiri sekitar 2.000 masyarakat serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, perwakilan BUMN dan perbankan.


Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Sekda Kabupaten Sanggau Drs. Aswin Khatib, Danyon TP 833/BD Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau Dicky Ferdiansyah, S.H., M.H., serta Danramil Kapuas 1204/Sgu Kapten Inf Eko Prasetio Widodo.


Kehadiran Kapolres Sanggau dalam agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Sanggau dalam membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Sinergitas tersebut dinilai penting untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga kegiatan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Bupati Sanggau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pameran Pembangunan Sabang Merah Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, koperasi, komunitas, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.


Yohanes Ontot menekankan agar semangat pemberdayaan UMKM tidak berhenti setelah pameran berakhir. Pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, memperkuat jejaring usaha serta memanfaatkan teknologi digital agar produk UMKM Sanggau mampu bersaing di tingkat regional, nasional hingga internasional.


Kapolres Sanggau mengatakan, kegiatan seperti Festival Rakyat UMKM memiliki nilai positif karena mempertemukan masyarakat, pemerintah dan pelaku usaha dalam suasana yang terbuka serta produktif. Polri, kata dia, berkepentingan memastikan ruang-ruang publik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas tetap aman dan nyaman.



“Polres Sanggau mendukung setiap kegiatan positif yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi, berusaha dan berinteraksi. Keamanan merupakan bagian penting agar kegiatan pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh dengan baik,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.


Menurutnya, penguatan sektor UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat. Produk lokal yang berkembang membutuhkan ekosistem yang sehat, termasuk keamanan, ketertiban, kemitraan serta kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi.


“Ketika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga, masyarakat akan lebih leluasa mengembangkan usaha dan kegiatan ekonominya. Karena itu, Polres Sanggau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” kata AKBP Kadek Ary.


Rangkaian kegiatan selama empat hari tersebut menjadi sarana memperkenalkan berbagai produk lokal sekaligus memperkuat interaksi antara pelaku UMKM, masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan komunitas.


Polres Sanggau Pastikan Festival Rakyat UMKM Berlangsung Aman dan Kondusif


Sanggau, Polda Kalbar - Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan rangkaian Pameran Pembangunan Sabang Merah Tahun 2026 bertajuk “Festival Rakyat UMKM” yang berlangsung di Kawasan Taman Aronk Bulopa, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (22/8/2026).


Pengamanan dilaksanakan mulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Sebanyak 30 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib, aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang hadir menikmati berbagai kegiatan dan produk yang ditampilkan.


Pengamanan dipimpin langsung oleh Padal Pengamanan Ipda Satjan F.D. Siarit, didampingi Wapadal Pengamanan Ipda Guntur Maulana, ST. Personel ditempatkan pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan, terutama di area kegiatan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Ipda Satjan F.D. Siarit mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung. Menurutnya, kelancaran kegiatan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama personel di lapangan.


“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Personel tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memantau situasi di sekitar lokasi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila membutuhkan bantuan,” ungkapnya.


Pameran Pembangunan Sabang Merah Tahun 2026 “Festival Rakyat UMKM” sendiri digelar selama empat hari, mulai Rabu (19/8/2026) hingga Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, memperoleh informasi pembangunan daerah, sekaligus menikmati berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha lokal.


Selain menampilkan stand instansi terkait, kegiatan juga menghadirkan stand pemberdayaan UMKM lokal Kabupaten Sanggau melalui bazar yang menawarkan beragam produk, khususnya kuliner. Kehadiran pelaku UMKM tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mendukung produk usaha lokal.


Menurut Ipda Satjan, kegiatan yang melibatkan banyak unsur masyarakat membutuhkan pengamanan yang dilakukan secara humanis dan proporsional. Personel di lapangan diarahkan untuk mengedepankan komunikasi serta membantu masyarakat agar dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman tanpa mengabaikan aspek keamanan.


“Festival seperti ini bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya. Karena itu, kami berupaya menciptakan suasana yang aman sehingga masyarakat maupun pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” katanya.


Pengamanan Pameran Pembangunan Sabang Merah Tahun 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku UMKM dan masyarakat. Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat guna menjaga keamanan sekaligus mendukung terciptanya situasi yang kondusif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Kecelakaan Maut di Jalan Bodok-Sosok, Pengendara Motor Meninggal Dunia di Lokasi


Sanggau, Polda Kalbar - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bodok-Sosok, tepatnya di Dusun Empawek, Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu kendaraan roda dua Yamaha Vega R dan satu kendaraan roda empat Daihatsu Pickup dengan nomor polisi KB 8032 LC.


Dalam kecelakaan itu, pengendara sepeda motor berinisial TP (19), warga Dusun Tantang S, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala serta patah tulang rusuk akibat benturan keras.


Posting Komentar untuk " Festival Rakyat UMKM Berakhir, Kapolres Sanggau Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Pertumbuhan Ekonomi"


Ads :