30 Pengurus PWI Bukittinggi Dilantik, Komitmen Lawan Hoaks dan Jaga Profesionalitas

BUKITTINGGI, jejak Kriminal. —

 Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menghadiri pelantikan Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi periode 2026-2029. Pelantikan dipimpin Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies di Aula Istana Bung Hatta, Jumat, 11 September 2026.

Sebanyak 30 orang resmi dilantik. Terdiri dari 5 orang Dewan Penasehat, 18 orang Pengurus, dan 7 orang Calon Anggota.

Targetkan Wartawan Profesional dan Adaptif Digital
Ketua Panitia, Januar Jamil mengatakan PWI adalah organisasi profesi wartawan yang berdiri sejak 9 Februari 1946 di Surakarta. Tanggal itu kini diperingati sebagai Hari Pers Nasional.

Ketua PWI Bukittinggi terpilih, Asrial Gindo menyampaikan Bukittinggi sebagai kota perjuangan harus melahirkan insan pers yang kritis dan berintelektual.

"PWI Bukittinggi punya visi mewujudkan profesi yang berintegritas, mandiri dan adaptif di era digitalisasi. Ini sejalan dengan pembangunan Bukittinggi yang bermartabat," kata Asrial.

Ia memaparkan 3 program strategis selama 3 tahun ke depan:
1. *Peningkatan kompetensi dan profesionalitas wartawan*
2. *Penegakan Kode Etik Jurnalistik dan menjadi garda terdepan melawan hoaks*
3. *Sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak*

Keberhasilan tidak hanya di tangan ketua. Tapi butuh kekompakan kita bersama," tegasnya.

"PWI Diminta Jaga Independensi dan Sinergi dengan Pemerintah*
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies berpesan agar pengurus yang dilantik menjaga solidaritas dan menjalankan organisasi secara transparan serta berdedikasi.

Pers punya peran penting sebagai pemberi informasi dan mitra pemerintah. Tapi tetap jaga independensi sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial. Setiap berita wajib berdasar fakta, data akurat, berimbang dan terkonfirmasi," ujar Widya.

Ia mengingatkan seluruh anggota untuk memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Kode Perilaku Wartawan.

"Wako: Sampaikan Program Pembangunan Secara Akurat*
Wali Kota Ramlan Nurmatias mengapresiasi Konferensi Luar Biasa PWI Bukittinggi 17 Juli 2026 yang melahirkan kepengurusan baru. Ia juga mengucapkan selamat kepada Asrial Gindo.

"Kami percaya PWI Bukittinggi dapat menaungi seluruh jurnalis di kota ini. Pers dan pemerintah harus bersinergi membangun daerah serta menjaga informasi yang akurat dan berimbang," kata Wako.

Ramlan berharap pengurus baru bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan melalui media cetak, elektronik, dan online.

"Pers harus objektif, mengedukasi, menangkal hoaks, dan menjalankan fungsi kontrol sosial. Kritik yang membangun, santun dan berbasis data sangat kami harapkan untuk perbaikan kebijakan publik," tambahnya.

Pemko Bukittinggi juga berkomitmen mendukung wartawan bekerja profesional sesuai UU Pers.

Pelantikan PWI juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bukittinggi.

(Zlk)

Posting Komentar untuk "30 Pengurus PWI Bukittinggi Dilantik, Komitmen Lawan Hoaks dan Jaga Profesionalitas"


Ads :