PASAMAN — Setelah enam hari menjadi fokus pencarian, korban hanyut akibat banjir bandang di Sungai Gala-Gala, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (23/9/2026).
Korban diketahui bernama Amri Anton alias Anton (51), warga Tolang Dolok, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto.
Jasad korban ditemukan di aliran Sungai Gala-Gala, Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
Pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Tim gabungan menyisir aliran sungai, termasuk memeriksa sejumlah tumpukan kayu dan material yang tersangkut di sepanjang aliran.
Sekitar pukul 09.30 WIB, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan menemukan jasad Anton di aliran sungai.
Pencarian dipimpin Kasat Samapta Polres Pasaman IPTU Hermanto, S.H., dengan melibatkan personel Sat Samapta Polres Pasaman, Polsek Duo Koto, Basarnas, BPBD, TNI, relawan PMI, serta masyarakat setempat.
Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang untuk menjalani pemeriksaan dan visum.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan penyelenggaraan jenazah di rumah duka.
Penemuan Anton sekaligus mengakhiri operasi pencarian selama enam hari yang dilakukan tim gabungan bersama masyarakat di sepanjang aliran Sungai Gala-Gala. (TL)

.png)



Posting Komentar untuk "Enam Hari Dicari, Anton Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Gala - Gala"