MUSI BANYUASIN - https//www.jejakkriminal.net
Beredar kabar dugaan puluhan siswa salah satu sekolah dasar di Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) beredar pada Rabu (30/9/2026).
Para siswa disebut mengalami gejala sakit perut setelah menyantap makanan yang dibagikan melalui program MBG di sekolah. Informasi dihimpun, sejumlah siswa kemudian diduga dilarikan ke Puskesmas Babat Toman untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Informasi mengenai kejadian tersebut juga menjadi perhatian di media sosial. Salah satu akun Facebook menyoroti kondisi para siswa dan mempertanyakan sekolah yang mengalami kejadian tersebut.
"yaalh sekolahn mne yg kene keraconan mbg jo nye rami di puskes bbt yaalh semogah bae dk ape2 ank2 sekolah nye kasian ngelenye karne ankku glk mkn mbg plk yaalh semogah baik2 aj," tulis salah satu akun Facebook.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., CMA., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurutnya, saat ini tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin telah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi serta pengumpulan data terkait kejadian yang dialami para siswa.
"Iya, tim sudah turun untuk melakukan investigasi dan pengumpulan data," ujar H. Ardiansyah.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti jumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan maupun penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa. Hasil investigasi dan pemeriksaan medis dari pihak terkait masih ditunggu.
Dugaan kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Kelurahan Mangun Jaya pada September 2025. Ketika itu, sebanyak sembilan siswa dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan bergizi yang dibagikan di sekolah.
Pasca kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan makanan sempat ditutup sementara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, SPPG yang sama diduga kembali menyalurkan makanan kepada siswa hingga muncul kejadian gangguan kesehatan pada Rabu (30/9/2026). Namun, keterkaitan antara makanan yang dibagikan dengan keluhan kesehatan para siswa masih menunggu hasil investigasi resmi dari Dinas Kesehatan.
Kejadian ini kembali menjadi sorotan sejumlah aktivis di Kabupaten Musi Banyuasin. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan serta distribusi makanan MBG.
Para aktivis juga meminta agar SPPG atau dapur yang menyalurkan makanan tersebut ditutup secara permanen apabila hasil investigasi nantinya membuktikan adanya pelanggaran atau kelalaian yang menyebabkan siswa mengalami gangguan kesehatan.
Mereka menilai keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG, terlebih kejadian serupa disebut pernah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama.
Hasil pemeriksaan dan investigasi Dinas Kesehatan Muba nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian serta memastikan langkah penanganan yang diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

.png)



Posting Komentar untuk "Beredar Kabar Sejumlah Siswa SD di Mangun Jaya Diduga Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Menu MBG, Aktivis Desak Agar Dapur Ditutup Permanen"