PALEMBANG MEMANAS: Antrean Maut di Jembatan Keramasan - Banpol Polda Sumsel Turun Tangan
PALEMBANG - 9 Oktober 2026,-Jejakkriminal.net
Kondisi memprihatinkan terjadi di wilayah hukum Kertapati yang mengancam keselamatan warga. Media Center Jejak Kasus (MC-JK) melaporkan langsung adanya antrean kendaraan berat jenis trailer yang mengular sangat panjang di SPBU 24.3021.64 yang berlokasi di Jl. Mayjen Yusuf Singedekane, Keramasan.
Antrean kendaraan raksasa tersebut bahkan menutup lebih dari separuh badan Jembatan Keramasan. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi lumpuh total dan sangat berbahaya bagi pengendara roda dua maupun pejalan kaki. Kondisi ini bukan terjadi sesekali, melainkan terjadi setiap hari, mulai dari pagi hingga sore hari tanpa henti.
Yang lebih miris dan tak terbantahkan, kondisi berbahaya ini sudah memakan korban. Dua nyawa warga sudah melayang akibat situasi jalan yang sempit dan tertutup antrean trailer tersebut. Darah sudah tertumpah di aspal, dan dua keluarga harus menanggung duka mendalam kehilangan orang tercintanya. Ini adalah fakta pahit yang tidak bisa ditutup-tutupi lagi.
Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, awak media MC-JK langsung melaporkan kejadian tersebut ke Banpol Polda Sumatera Selatan dengan melampirkan bukti foto dan video yang diambil langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai bukti kuat yang tidak bisa disangkal. Laporan tersebut berbunyi, "Tolong ditindak lanjuti, Komandan."
Laporan tersebut langsung mendapat respon cepat dari Banpol Polda Sumsel. Pihak Banpol menyatakan, "Terima kasih atas laporan yang disampaikan, kami tindak lanjuti."
Respon cepat tersebut pun disambut baik oleh awak media MC-JK dengan jawaban, "Siap Komandan, terima kasih atas respon cepatnya."
Kini, publik menuntut dengan sangat tegas agar respon cepat tersebut harus dibarengi dengan tindakan nyata yang sama cepatnya di lapangan. Jangan sampai laporan yang sudah masuk hanya berhenti pada balasan pesan WhatsApp saja tanpa ada eksekusi.
Masyarakat tidak butuh janji manis, masyarakat butuh bukti nyata! Bebaskan Jembatan Keramasan dari kepungan antrean kendaraan berat sekarang juga! Pihak Dinas Perhubungan Kota Palembang, Satlantas Polrestabes Palembang, serta manajemen SPBU 24.3021.64 harus segera duduk satu meja mencari solusi permanen, bukan hanya solusi tambal sulam sesaat.
Jangan tunggu sampai korban ketiga berjatuhan baru benar-benar bergerak. Jika sudah ada korban lagi, maka semuanya sudah terlambat karena nyawa manusia tidak akan pernah bisa dikembalikan dengan apapun. Dua nyawa yang sudah melayang harus menjadi pelajaran yang sangat mahal dan jangan pernah disia-siakan.
*MC-JK menegaskan: Laporan sudah masuk, respon sudah diterima, kini tindakan nyata yang ditunggu! Jembatan adalah untuk akses publik, bukan area parkir antrean BBM! Keselamatan warga adalah harga mati yang tidak boleh dikompromikan dengan alasan apapun!

.png)



Posting Komentar untuk "PALEMBANG MEMANAS: Antrean Maut di Jembatan Keramasan - Banpol Polda Sumsel Turun Tangan"