Masuk Dalam Target Operasi, Penjual Sabu di Payakumbuh Ditangkap Polisi


Payakumbuh,- Seorang pengedar narkotika jenis sabu yang telah masuk dalam Target Operasi (TO) berhasil ditangkap oleh Sat Res Narkoba Polres Payakumbuh, Rabu (25/6) di sebuah rumah yang berlokasi di Jl Dewi Sartika RT 003/RW 004 Kelurahan Ikua Koto Dibalai Kecamatan Payakumbuh Utara.

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kasat Narkoba AKP Hendra mengatakan penangkapan tersangka AD (43) merupakan pengembangan dari dua kasus sebelumnya yang berhasil di ungkap jajaranya.

" Betul, tersangka AD kita tangkap berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya serta dirinya juga masuk dalam target operasi kami pada Operasi Antik Singgalang 2025, " ujar Kasat Narkoba.

Dua kasus sebelumnya yang dimaksud Kasat Narkoba adalah penangkapan terhadap tersangka JH dan MI dkk (perkara terpisah) keduanya saat di interograsi mengaku membeli narkotika jenis sabu kepada AD.

Saat di sergap dan di lakukan penggeledahan, polisi berhasil menemukan uang tunai sebesar Rp 600.00,- (hasil penjualan sabu) serta satu unit handphone merk OPPO.

" Barang bukti sabu pada AD tidak kita ketemukan di karenakan seluruh stok sudah habis terjual, " ungkap Kasat lagi.

Kepada polisi AD mengaku mendapatkan sabu-sabu yang dijualnya dari seseorang panggilan Lawe (DPO) seharga Rp 500.000,- yang dibaginya menjadi enam paket. Tergiur mendapat keuntungan banyak serta mudah AD yang biasanya berprofesi sebagai petani beralih menjadi penjual sabu yang mengantarkan dirinya ke dalam jeruji besi.

Untuk selanjutnya, tersangka dan barang bukti di gelandang ke Mapolres Payakumbuh untuk penyidikan lebih lanjut. (hms*)

Posting Komentar untuk "Masuk Dalam Target Operasi, Penjual Sabu di Payakumbuh Ditangkap Polisi"


Ads :





const quotes=[ { text:"Kebenaran tidak membutuhkan pembelaan, tetapi keberanian untuk mengungkapkannya.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Pers yang bebas adalah penjaga demokrasi.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Jangan takut mengatakan yang benar meskipun sendirian.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang jabatan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Berita yang akurat lebih berharga daripada berita yang paling cepat.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Integritas adalah modal utama seorang wartawan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Transparansi adalah pondasi pemerintahan yang bersih.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Hukum harus menjadi pelindung rakyat, bukan alat kekuasaan.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Setiap fakta memiliki nilai ketika disampaikan dengan jujur.", author:"Jejak Kriminal" }, { text:"Keadilan bukan milik orang kuat, melainkan hak seluruh rakyat.", author:"Jejak Kriminal" } ]; let index=Math.floor(Date.now()/86400000)%quotes.length; function tampilkanQuote(){ document.getElementById("jkText").innerHTML='"'+quotes[index].text+'"'; document.getElementById("jkAuthor").innerHTML="— "+quotes[index].author; } function nextQuote(){ index++; if(index>=quotes.length){ index=0; } tampilkanQuote(); } function shareQuote(){ const text=document.getElementById("jkText").innerText; window.open( "https://wa.me/?text="+encodeURIComponent(text), "_blank" ); } tampilkanQuote(); const berita = [ { judul:"Banjir di Pondok Aren Sebabkan Kemacetan Parah", link:"#" }, { judul:"Polisi Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Antarprovinsi", link:"#" }, { judul:"Pemkab Sanggau Tingkatkan Infrastruktur Desa", link:"#" }, { judul:"DPRD Minta Perbaikan Jalan Rusak", link:"#" } ];