Jejak Kades Leuwiseeng Saeful yang Sulit Terlacak: Antara Kesibukan atau Menghindar?
Majalengka,jejakkriminal.net
Kantor Desa seharusnya menjadi rumah rakyat tempat segala persoalan menemukan muaranya. Namun bagi sejumlah awak media, Kantor Desa Leuwiseeng belakangan ini terasa memiliki "tembok tinggi". Kepala Desa (Kades) Leuwiseeng, Saeful, mendadak menjadi sosok yang sulit ditemui, menyisakan tanda tanya besar di balik pintu ruang kerjanya yang sering terkunci.
Sudah menjadi rahasia umum di kalangan pemburu berita bahwa menemui Kades Saeful bukanlah perkara mudah. Dalam beberapa pekan terakhir, upaya konfirmasi terkait dinamika pembangunan desa selalu berakhir pada jawaban yang sama dari staf desa: "Bapak sedang dinas luar," atau "Bapak baru saja berangkat rapat."
Padahal, kehadiran awak media merupakan perpanjangan tangan publik untuk memastikan transparansi program desa berjalan sesuai jalurnya. Namun, absennya sang Kades di ruang publik memicu spekulasi yang mulai liar di tengah masyarakat.
Ketertutupan ini tidak hanya terjadi di kantor. Jalur komunikasi digital melalui pesan WhatsApp maupun telepon seluler pun setali tiga uang—senyap tanpa respons. Sikap ini dinilai sangat kontras dengan semangat tata kelola pemerintahan desa yang seharusnya mengedepankan keterbukaan informasi.
"Kami datang membawa amanat UU Pers untuk melakukan cek dan ricek. Jika akses ditutup seperti ini, tentu publik akan bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di Desa Leuwiseeng?" keluh salah satu wartawan yang sudah berkali-kali mencoba melakukan wawancara.
Seorang Kepala Desa adalah pejabat publik yang mengelola anggaran negara dan memimpin hajat hidup orang banyak. Menghindari media bukan hanya menghambat kerja jurnalis, tetapi juga mencederai hak warga untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Tanpa adanya klarifikasi langsung dari Kades Saeful, isu-isu yang berkembang di desa terancam menjadi bola liar tanpa kepastian. Sikap bungkam ini justru bisa merugikan citra pemerintah desa itu sendiri di mata masyarakat luas.
Publik kini menanti keberanian dan itikad baik dari Kades Saeful untuk muncul ke permukaan. Transparansi bukanlah hal yang perlu ditakuti jika memang tidak ada yang disembunyikan.
Hingga laporan ini disusun, awak media masih terus berupaya mencari akses untuk mendapatkan pernyataan resmi dari sang Kades. Apakah pintu kantor desa akan kembali terbuka untuk keterbukaan informasi, ataukah "drama" sulit ditemui ini akan terus berlanjut?
(Tim)



.png)
Posting Komentar untuk "Jejak Kades Leuwiseeng Saeful Yang Sulit Terlacak , Antara Kesibukan Atau Menghindar."