Jejakkriminal.net/Garut -
Menengah Atas (SMA) PGRI Kabupaten Garut, diketahui berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) Tahun 2025 miliki murid sejumlah 383.
Kendati jumlah murid yang mengikuti kegiatan belajar disekolah yang berlokasi di jl. Guntur melati,Desa Haurpanggung itu faktanya hanya terdapat 75 orang murid.
Ihwal tersebut dibenarkan oleh kepala Sekolah, Rosmawati,S.Pd, Saat diwawancarai awak media, Senin (20/01/2026). Dia menyebut ada murid yang belajar melalui program Sekolah terbuka di beberapa wilayah.
“Data murid yang tercatat dalam Dapodik memang lebih dari 380. Murid yang belajar di sekolah induk ini ada 75, selebihnya mengikuti program sekolah terbuka dengan tempat kegiatan belajar di beberapa wilayah” ujarnya.
Ditambahkannya sekolah terbuka tersebut sudah sesuai regulasi dengan validitas data, meski diakuinya dulu sempat bermasalah.
“Sesuai dengan regulasi kegiatan program Smater kami jalankan dengan validitas data. Memang kalau dulu sempat terjadi kekeliruan, namun sejak saya menjabat data sudah di update dan tidak ada masalah”ungkapnya.
Diketahui Tempat Kegiatan Belajar (TKB) PGR di beberapa wilayah yakni di jln guntur melati no 40 DS Haur panggung. TKB harapan muda alamat Kp Lebak agung Karangpawitan.
TKB pusaka Kp kertamanah DS cimurah Karangpawitan TKB Al barokah alamat Kp pasir uncal DS Mekarsari Karangpawitan.
Sementara itu jumlah murid yang belajar pada TKB terbuka PGRI, validasi data dan faktanya masih diragukan.
Menanggapi hal itu pernyataan bernada ancaman terlontar dari pengawas KCD Wilayah XI saat awak media coba meminta tanggapanya melalui pesan WhatsApp.
“Silahkan saja sesuai tupoksi, jika hal itu benar adanya kita luruskan. Namun jika pemberitaan tidak sesuai dengan data di KCD kami akan lakukan somasi”tulisnya.
Pernyataan tendensius akan somasi yang dilontarkan seorang pejabat publik tersebut dipandang perlu diluruskan. Jangan sampai ada kesan jadi ancaman serius bagi insan pers dalam menjalankan tugas sebagai kontrol sosial .
(Hendra)


.png)
Posting Komentar untuk "SMAter PGRI Garut Disoal, Pengawas KCD Ancam Somasi Wartawan?"