Lakor, Jejak Krimanal,
Masyarakat Desa Letoda Kecamatan Pulau Lakor Kabupaten Maluku Barat Daya Provinsi Maluku terus mengeluh kan Rusak nya Gedung SDK Kristen Desa Letoda yang kini tak layak lagi digunakan sebagai tempat proses belajar mengajar di Desa itu pada sekolah tersebut sekalipun berstatus swasta dibawa Yayasan Dr JB Sitanala tetapi beroperasi di bawa lindungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Barat Daya.
Stenes Tanewa yang adalah salah satu staf Desa Letoda kepada wartawan media ini mengatakan mengatakan Gedung tersebut suda termakan usia dan tidak bisa direnovasi karna terkendala Peraturan bahwa sekolah Yayasan tidak bisa di bangun dan di rehabilitasi dengan menggunakan anggaran Negara hal ini yang menyebabkan Gedung tersebut tidak bisa mendapatkan bantuan Pemerintah.
Nah jika Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya karna alasan bahwa sekolah tersebut berstatus swasta maka pihak Yayasan harus menunjukan Kepedulian nya untuk mengupayakan Rehabilitasi Gedung tersebut tegasnya.
Jangan sengaja tutup mata sementara setiap hari Gedung tersebut menjadi tempat pertemuan guru dan murid kalau kondisi fisik nya seperti ini apakan nyaman digunakan?
Lanjut nya lagi jika hal ini dibiarkan maka dapat dipastikan bahwa anak anak kita yang ada di jenjang SD tidak dapat mengenyang Pendidikan dengan baik seperti disekolah lain.
Karna itu pihak nya meminta Perhatian semua Pihak agar jangan tutup mata melihat persoalan ini pintanya.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Kristen Letoda Justitia Farida Lelau saat dikonfirmasi mengatakan telah mengusulkan rehabilitasi Gedung tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Barat Daya tapi belum ada tanggapan sementara Gedung tersebut kerusakan nya semakin hari semakin parah karna itu pihaknya Perhatian Pemerintah Daerah dan DPRD MBD tolong memberikan Perhatian untuk membantu kami guna melakukan rehabilitasi Gedung tersebut agar dapat digunakan menjadi tempat belajar siswa dan guru.


.png)
Posting Komentar untuk "Gudung SD Kristen Letoda Rusak Berat Proses Belajar Mengajar Liibur Sqat Hujan Deras"