JAMBI, JejakKriminal.net
Sebuah studi ilmiah berbasis kajian pustaka mengungkap bahwa kehamilan tidak hanya menimbulkan perubahan fisik pada tubuh perempuan, tetapi juga menyebabkan perubahan signifikan pada struktur dan fungsi otak ibu serta memengaruhi perkembangan otak janin.
Studi tersebut disusun oleh Aristy Rian Avinda Putri, dosen Kebidanan STIKes Keluarga Bunda Jambi, melalui metode literature review dengan menelaah publikasi ilmiah nasional dan internasional yang relevan.
Penelitian ini dilakukan dengan meninjau berbagai artikel ilmiah dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dalam rentang waktu 10–15 tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara kehamilan, perubahan otak ibu, dan perkembangan otak janin.
Hasil kajian menunjukkan bahwa selama kehamilan terjadi perubahan volume gray matter serta reorganisasi jaringan saraf otak ibu sebagai bentuk adaptasi terhadap peran keibuan. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh hormon kehamilan, seperti estrogen, progesteron, dan oksitosin, yang berperan dalam proses neuroplastisitas otak.
Selain berdampak pada otak ibu, kondisi kesehatan fisik dan psikologis ibu selama kehamilan, terutama tingkat stres, diketahui berkaitan dengan perkembangan otak janin. Sebaliknya, dukungan psikososial yang memadai dinilai berkontribusi dalam menjaga fungsi kognitif dan emosional ibu hamil.
Studi ini menegaskan pentingnya asuhan kebidanan yang holistik dan berbasis kesehatan mental guna mendukung adaptasi neurologis ibu serta perkembangan optimal otak janin, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak dalam jangka panjang.
Asio


.png)
Posting Komentar untuk "Studi Ilmiah Ungkap Kehamilan Mengubah Otak Ibu dan Mempengaruhi Otak Janin"