Jejak Kriminal.net|Garut– Warga Kampung Ciharus Tongoh, Desa Girijaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang rusak parah dan belum pernah diperbaiki selama 10 tahun. Kondisi jalan tersebut tidak hanya berpotensi menyebabkan kecelakaan, namun juga menghambat aktivitas ekonomi para petani dan meresahkan masyarakat sekitar.
Menurut informasi dari warga setempat, jalan usaha tani yang menjadi akses utama bagi petani untuk mengangkut hasil panen tidak mendapatkan perhatian yang memadai dari pihak pemerintah desa. Mereka menyebutkan bahwa kondisi jalan telah memburuk selama masa kepemimpinan Kepala Desa saat ini, bahkan pihak kepala desa jarang sekali melihat langsung kondisi kampung tersebut.
"Abdi ge heran pa, jalan ka palih die mah tara pisan didandosan, tos aya 10 tahun mah, duk kumaha kades na benten te jiga anu ti payun anu almarhum pak, nu ayenamah hare hare katingal nateh," ujar salah satu warga Kampung Ciharus Tongoh, kamis (30-04-2026).
Jalan usaha tani yang rusak penuh dengan lubang dan permukaan yang tidak rata ini membuat aktivitas ekonomi para petani terhambat. Banyak di antaranya yang kesulitan mengangkut hasil pertanian seperti padi, jagung, dan komoditas lainnya ke pasar atau tempat pengolahan. Selain itu, kondisi jalan juga menjadi ancaman bagi keselamatan warga yang harus melintas setiap hari.
Warga berharap pihak pemerintah desa segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut. Selain itu, juga diharapkan pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten Garut dapat turun tangan untuk membantu pembenahan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Giirijaya, dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan mereka.
Selain keluhan mengenai jalan usaha tani yang rusak parah di Kampung Ciharus Tongoh, warga dari kampung lain di Desa Girijaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut juga mengangkat berbagai permasalahan lainnya. Beberapa di antaranya adalah kondisi rumah yang tidak layak huni serta adanya janda lansia yang belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.
Menurut keterangan dari warga kampung yang tidak disebutkan namanya, banyak keluarga yang tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Dinding yang roboh, atap yang bocor, serta lantai yang tidak rata menjadi masalah utama yang harus dihadapi sehari-hari. Padahal, pemerintah telah memiliki berbagai macam program bantuan untuk pembenahan rumah tidak layak huni seperti PERKIM, BANPROV hingga ke BSPS dan juga aspirasi dewan namun mereka menyatakan belum pernah mendapatkan informasi atau akses terhadap program tersebut.
Selain itu, kasus seorang janda lansia yang tinggal dengan anak nya di Kampung Ciharus uga menjadi sorotan . Janda lansia tersebut diketahui sudah berusia 62 tahun dan tidak memiliki penghasilan tetap serta tidak memiliki rumah, namun hingga saat ini belum pernah menerima bantuan sosial apapun seperti bantuan pangan, BLT DD, BPNT juga PKH lansia atau layanan kesehatan dari pihak berwenang seperti PBI.
" Bujeng bujeng pak ema mah, nanaonge te kenging, kadang emamah sok sedih mun ningal nu sanes narampi beas, artos, emamah ngan ngusap dada we pak, ken we da putra ge masih tiasa miara ema", tandas nya dengan nada sedih.
Hingga berita ini ditayang kan, awak media belum melakukan wawancara kepada pemerintah desa karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.


.png)
Posting Komentar untuk "Berbagai Macam Persoalan Di Desa Girijaya Cikajang Garut, Dari Mulai JUT, RUTILAHU Hingga Janda Lansia Yang Tidak Tersentuh Bantuan Apapun Dari Pemerintah"