GARUT , jejakkriminal.net –
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cikahuripan di Desa Ciela menunjukkan perkembangan yang signifikan meski baru berdiri sekitar tujuh bulan. Program yang difokuskan pada budidaya ikan nila dan peternakan ayam petelur ini dinilai mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Desa Ciela.
Unit peternakan ayam petelur menjadi salah satu andalan BUMDes Cikahuripan. Saat ini, jumlah ayam mencapai lebih dari 583 ekor dengan produksi telur berkisar 24 hingga 25 kilogram per hari. Hasil tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Andi, selaku Divisi Unit Peternakan Ayam, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi ekonomi warga.
“Program ini sangat membantu perekonomian keluarga, meski masih dalam tahap merintis. Produksi telur yang dihasilkan setiap hari bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya dari segi produksi, pengelolaan kandang ayam di BUMDes Cikahuripan juga mendapat perhatian khusus. Kondisi kandang yang bersih dan rapi menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas telur yang dihasilkan, yang dikenal berukuran besar dan berkualitas baik.
Ketua BUMDes Cikahuripan, Asep Saidah, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan program yang didukung dana desa tersebut.
“Alhamdulillah, program ketahanan pangan melalui ayam petelur dan budidaya ikan ini berjalan dengan baik. Harapan ke depan, BUMDes ini dapat mengurangi angka pengangguran dan terus membantu masyarakat, khususnya di Desa Ciela,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan pihaknya berencana menambah jumlah ayam petelur untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat.
“Insya Allah akan ada penambahan populasi ayam, karena permintaan masyarakat cukup tinggi. Kami ingin kebutuhan warga bisa terpenuhi secara merata,” tambahnya.
Selain menyediakan telur dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram—di bawah harga pasar—BUMDes Cikahuripan juga memberikan manfaat tambahan bagi sektor pertanian. Limbah kotoran ayam dimanfaatkan dan dibagikan kepada kelompok tani setempat sebagai pupuk.
Kepala Desa Ciela, Dayat, turut diapresiasi atas dukungannya terhadap pengembangan BUMDes tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada kepala desa yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap program ini,” ujar Asep.
Respon positif juga datang dari masyarakat. Ratu, salah satu warga Desa Ciela, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan BUMDes ini.
“Alhamdulillah, program ayam petelur ini sangat membantu. Harganya murah, kualitasnya bagus. Bahkan kalau ada telur yang kurang baik, langsung diganti. Semoga ke depan semakin maju dan berkembang,” ungkapnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, BUMDes Cikahuripan diharapkan menjadi Bumdes percontohan dan terus berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.


.png)
Posting Komentar untuk "BUMDes Cikahuripan Desa Ciela Tumbuh Pesat, Dorong Ekonomi Warga Lewat Ayam Petelur dan Budidaya Ikan"