Merangin, Jambi | Jejakkriminal.Net-
Polsek Sungai Manau menjadi sorotan warga setelah adanya dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat excavator di wilayah yang jaraknya disebut hanya sekitar 700 meter dari kantor polisi tersebut. Aktivitas itu disebut-sebut masih berlangsung bebas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat 20/5/2026).
Menurut keterangan sejumlah warga, alat berat excavator yang beroperasi di lokasi tersebut diduga milik seorang warga Desa Serengat bernama Jon. Warga mengaku heran karena aktivitas PETI tersebut masih terlihat eksis meski berada tidak jauh dari kawasan aparat penegak hukum.
“Kami heran, aktivitas PETI ini lokasinya dekat dari Polsek Sungai Manau, tapi masih terus berjalan seperti tanpa hambatan. Padahal dampaknya sangat meresahkan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan akibat aktivitas penambangan emas ilegal tersebut. Mereka menilai, apabila dibiarkan terus berlangsung, kerusakan lingkungan hingga potensi bencana alam bisa mengancam masyarakat sekitar.
“Kalau aktivitas ini terus berlangsung, kami khawatir akan terjadi longsor, kerusakan sungai, dan bencana alam lainnya yang nantinya berdampak kepada masyarakat banyak,” tambah warga lainnya.
Selain itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap aktivitas PETI yang diduga ilegal tersebut. Warga meminta perhatian serius dari Polsek Sungai Manau, Polres Merangin, hingga Polda Jambi agar melakukan langkah tegas demi menjaga lingkungan dan ketertiban hukum.
“Kami berharap aparat benar-benar turun ke lapangan dan membersihkan aktivitas ilegal ini. Jangan sampai masyarakat menilai hukum tajam ke bawah tetapi tumpul terhadap aktivitas yang jelas-jelas merusak lingkungan,” ungkap warga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas PETI tersebut maupun kepemilikan alat berat excavator yang disebut warga.



.png)
Posting Komentar untuk "Aktivitas PETI Diduga Milik Jon Beroperasi Dekat Mapolsek Sungai Manau, Warga Minta Aparat Bertindak"