Bupati Welly Lantik 120Pejabat, Tekankan Integritas dan Inovasi di Tengah Tekanan Fiskal



Pasaman_jejakkriminal.net_Bupati Pasaman Welly Suhery resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 120 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Senin (2/3/2026), dalam langkah besar penyegaran birokrasi untuk mempercepat agenda pembangunan daerah.

Pelantikan yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman itu mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, hingga pejabat pengawas.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakil Bupati Pasaman, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah pelantikan ini dinilai sebagai strategi pemerintah daerah untuk memperkuat mesin birokrasi agar lebih adaptif, responsif, dan fokus terhadap target pembangunan yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Bupati Welly menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial atau rotasi jabatan semata, tetapi amanah besar yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

“Pelantikan ini bukan hanya seremoni. Ini amanah besar yang harus dijawab dengan kerja konkret dan terukur. Masyarakat menunggu bukti, bukan sekadar administrasi,” tegas Welly.

Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak terjebak pada rutinitas birokrasi yang kaku tanpa menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Soroti Integritas

Welly secara khusus menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan jabatan.

Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan dalam pemerintahan.

“Saya minta integritas dijaga tanpa kompromi. Jangan ada ruang bagi penyimpangan. Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan,” katanya.

Selain itu, ia meminta seluruh OPD menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas instansi agar seluruh kebijakan berjalan searah dengan program prioritas pembangunan daerah.

Tantangan Fiskal

Di hadapan para pejabat, Welly juga secara terbuka mengungkap kondisi fiskal Kabupaten Pasaman yang tengah menghadapi keterbatasan anggaran.

Namun ia menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik.

“Kondisi fiskal kita memang terbatas. Tapi itu bukan alasan untuk bekerja ala kadarnya. Justru di tengah keterbatasan ini dibutuhkan kreativitas dan inovasi,” ujarnya.

Ia mendorong pejabat untuk lebih agresif mencari peluang dukungan dari pemerintah pusat melalui strategi jemput bola guna mendatangkan program dan pendanaan bagi daerah.

“Harus mampu membaca peluang dan menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Welly juga menegaskan bahwa seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala berdasarkan capaian kerja yang terukur.

“Siapa yang bekerja baik akan dipertahankan. Yang tidak menunjukkan kinerja tentu akan kita evaluasi,” tegasnya.

Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru bagi 120 pejabat yang diharapkan mampu memperkuat birokrasi Pemkab Pasaman sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan Pasaman Bangkit. (TL)

Posting Komentar untuk "Bupati Welly Lantik 120Pejabat, Tekankan Integritas dan Inovasi di Tengah Tekanan Fiskal"

Ads :