Pasaman_jejakkriminal_net_Menjelang genap satu tahun kepemimpinannya, Bupati Pasaman Welly Suhery mulai mengaudit capaian 11 program unggulan yang menjadi janji politiknya bersama Wakil Bupati Parulian. Evaluasi itu dilakukan untuk memastikan seluruh program tidak berhenti sebatas perencanaan, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Welly saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program unggulan di Balerong Pusako Anak Nagari, Lubuk Sikaping, Selasa (1/4).
“Kita pastikan semua program unggulan terlaksana secara maksimal dan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pasaman,” tegas Welly.
Menurutnya, hampir satu tahun masa pemerintahan menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana realisasi program yang telah dijalankan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Welly menekankan, dirinya ingin mengetahui secara detail progres pelaksanaan program, termasuk persentase realisasi anggaran, capaian target, hingga hambatan yang menyebabkan program belum berjalan optimal.
“Menjelang satu tahun ini, saya ingin mengetahui secara pasti berapa persen realisasinya dan sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat,” katanya.
Rapat evaluasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Masing-masing OPD diminta memaparkan perkembangan program, tantangan di lapangan, hingga strategi percepatan pelaksanaan.
Sebanyak 11 program unggulan yang menjadi fokus evaluasi meliputi:
- Bajak gratis dan tata kelola pupuk bersubsidi
- Pusat kreativitas anak nagari
- Penciptaan 1.000 lapangan kerja
- Pendidikan dan seragam gratis
- Program rumah layak huni
- Gerakan Nagari Bangkit berbasis ABS-SBK
- ASN Bangkit
- Internet gratis untuk wilayah 3T
- Nagari tangguh bencana
- Berobat dan ambulans gratis
- Peningkatan pelayanan kesehatan
Rapat evaluasi berlangsung maraton dari pagi hingga malam hari. Hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal program prioritas agar tidak hanya menjadi slogan pemerintahan.
Evaluasi ini juga menjadi ujian awal bagi kepemimpinan Welly-Parulian. Publik tentu menunggu seberapa besar realisasi dari janji-janji tersebut, terutama program yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti lapangan kerja, kesehatan, pendidikan, dan perumahan layak huni.
Pemkab Pasaman berharap hasil evaluasi ini menjadi dasar perbaikan agar seluruh program unggulan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.



.png)
Posting Komentar untuk "Jelang Setahun Menjabat, Bupati Welly Suhery Evaluasi 11 Program Unggulan"