Jejakkriminal.net– Lampung Selatan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Way Pisang, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian kawasan hutan di lereng Gunung Rajabasa pasca kegiatan penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada 4 April 2026 lalu.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Kepala UPTD KPH Way Pisang, Wahyudi Kurniawan, bersama jajaran personel turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi longsor untuk memastikan perkembangan pohon beringin dan pohon aren yang telah ditanam.
Wahyudi menyampaikan bahwa hasil monitoring menunjukkan sebagian besar tanaman tumbuh dengan baik dan adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat.
“Belum sampai satu bulan sejak penanaman bersama Bupati Lampung Selatan, kami kembali melakukan pengecekan ke lapangan. Alhamdulillah, kondisi pohon beringin dan aren yang ditanam menunjukkan pertumbuhan yang relatif baik,” ujar Wahyudi saat ditemui di sela kegiatan rembuk tani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Kecamatan Penengahan, Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan, KPH Way Pisang akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala dengan melibatkan kelompok kehutanan sosial yang berada di sekitar kawasan hutan.
“Kami memiliki kelompok kehutanan sosial yang berperan aktif dalam pengawasan. Apabila ditemukan tanaman yang mati atau tidak tumbuh optimal, akan segera dilakukan penanaman ulang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan tersebut juga melibatkan Kelompok Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sumur Kumbang. Kebutuhan bibit berasal dari LPHD dengan dukungan Balai Pengelolaan DAS Way Seputih–Way Sekampung (WSS) Kementerian Kehutanan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal sangat strategis mengingat mereka berada langsung di sekitar kawasan rawan longsor dan menjadi pihak yang pertama merasakan dampak apabila terjadi bencana.
“Kelompok masyarakat di sekitar hutan merupakan garda terdepan dalam menjaga kelestarian kawasan. Karena itu, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama,” tegas Wahyudi.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi geografis Gunung Rajabasa yang terjal dan memiliki akses terbatas menuntut sinergi lintas sektor dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Selain fokus pada penghijauan, KPH Way Pisang turut mendukung Program Pohon Asuh yang diinisiasi oleh Bupati Lampung Selatan. Program tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
“Kawasan hutan Gunung Rajabasa memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi konservasi, tetapi juga untuk pengembangan wisata alam, hasil hutan bukan kayu, pakan ternak, hingga usaha perlebahan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Wahyudi Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian kawasan hutan Gunung Rajabasa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Desa Sumur Kumbang. Mari kita jaga bersama hutan Gunung Rajabasa agar tetap lestari dan terhindar dari bencana,” pungkasnya. ( Syafri )


.png)
Posting Komentar untuk "Pasca Penanaman Bersama Bupati,KPH Wat Pisang Pastikan Pohon Beringin dan Aren di Lereng Gunung Rajabasa Tumbuh dengan Baik"