Sanggau, jejakkriminal.net
Festival Budaya Lingkar Tiong Kandang dan Ritual Adat Notokng resmi dibuka pada Selasa, 16 Juni 2026, di Desa Padi Kaye, Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Sanggau Pasianus Purwanto, S.Sos, Camat Balai Batang Tarang Eddy Santana, S.STP, Kapolsek Balai Batang Tarang IPDA Miskun, S.H., M.H., Danramil Batang Tarang Peltu Imam Solihin, Ketua DAD Balai Batang Tarang Salipus Sali, SE, Ketua Panitia Festival Lingkar Tiong Kandang Ananias, para kepala desa se-Kecamatan Balai Batang Tarang, seluruh Ketua BPD desa, organisasi masyarakat TBBR dan Pasukan Bujang Itam, para temenggung adat, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tarian penyambutan tamu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kota Sanggau, doa bersama, sambutan Ketua Panitia, Kepala Desa Padi Kaye, serta sambutan Bupati Sanggau. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanggau secara resmi membuka Festival Budaya Lingkar Tiong Kandang dan Ritual Adat Notokng Tahun 2026 dengan memukul gong sebanyak tujuh kali sebagai tanda dimulainya kegiatan.
Festival yang mengusung tema “Tanah dan Hutan Adat Leluhur” ini berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Juni 2026. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-5 dari Festival Budaya Lingkar Tiong Kandang.
Ritual Adat Notokng merupakan bagian dari upaya pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal yang secara rutin dilaksanakan oleh masyarakat adat di wilayah Lingkar Tiong Kandang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga serta merawat tradisi leluhur, sekaligus menampilkan kekayaan seni budaya dan ritual adat yang dimiliki masyarakat Kecamatan Balai Batang Tarang.
Melalui festival ini, masyarakat tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mempererat persatuan serta kebersamaan antarwarga dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Acara pembukaan kemudian ditutup dengan ramah tamah antara para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
(Kaperwil Alantitus Batuah)


.png)
Posting Komentar untuk "Festival Budaya Lingkar Tiong Kandang dan Ritual Adat Notokng Resmi Dibuka di Desa Padi Kaye"