Musi Banyuasin,jejakkriminal.net
Rasa takut menyelimuti Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. Hari ini, Senin (13/JULI/2026), jejak telapak kaki berukuran besar yang diduga milik harimau ditemukan di area kebun warga.
Kepanikan semakin menjadi setelah 2 orang warga mengaku pernah melihat langsung sosok harimau melintas di area kebun yang sama beberapa hari terakhir.
Penemuan ini membuat *puluhan petani* di Simpang Tungkal dilanda keresahan. Pasalnya, sebagian besar warga menggantungkan hidup dari hasil kebun. Setiap pagi mereka harus ke kebun untuk menderes getah karet dan merawat sawit demi sesuap nasi.
"Kami ini hidup dari kebun Pak. Kalau tidak menderes getah, tidak ada penghasilan. Tapi sekarang mau ke kebun takut. Kalau tidak ke kebun, kami makan apa? Anak istri di rumah mau dikasih apa," ucap salah satu warga dengan wajah cemas.
Aktivitas yang biasanya ramai di waktu subuh kini mendadak sepi. Para penderes getah memilih bertahan di rumah. Kebun sawit dan karet yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga kini seperti "zona berbahaya".
*Laporan telah disampaikan*
Seorang warga telah melaporkan temuan jejak tersebut kepada Kepala Desa Simpang Tungkal. Mendapat laporan itu, Kades langsung merespons cepat dengan meneruskan laporan ke pihak Kecamatan Tungkal Jaya agar segera berkoordinasi dengan BKSDA Sumsel untuk penanganan lebih lanjut.
Warga berharap tim dari BKSDA segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi jejak, pemasangan imbauan, dan patroli agar warga bisa kembali bekerja dengan tenang dan aman.
"Tolong kami Pak. Kami bukan takut kerja, tapi kami takut nyawa. Harimau itu buas. Kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab," tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada korban. Namun kecemasan warga terus meningkat. Mereka hanya bisa berdoa agar satwa tersebut segera ditangani, sebelum ada korban jiwa dan sebelum dapur-dapur di Simpang Tungkal benar-benar tidak mengepul.
*Himbauan:* Warga diminta tidak ke kebun sendirian, tidak beraktivitas saat pagi buta dan sore, serta segera melapor ke aparat desa jika menemukan jejak atau melihat harimau.
( ATRA WIJAYA)


.png)
Posting Komentar untuk "Jejak Harimau Bikin Cemas, Puluhan Petani di Simpang Tungkal Muba Takut Pergi ke Kebun"